Hadapi Pemilu 2019, Pemkab Trenggalek Dukung Deklarasi Damai Trenggalek,

Sugeng Widodo, Asisten I Bid. Pemerintahan Pemkab Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Menghadapi Pemilu 2019, baik Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilu Presiden (Pilpres), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur, mendukung ajakan Polres Trenggalek  deklarasikan  Pemilu Damai dan Aman. Tujuannya, agar suasana tetap kondusif kendati tengah digelar pesta demokrasi.

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak melalui Asisten I Bidang Pemerintahan , Sugeng Widodo, menjelaskan, hanya kurang dari delapan bulan saja masyarakat menghadapi Pilpres dan Pileg. Dia mengajak, bersama-sama mengemas dan mendukung pesta demokrasi ini agar berlangsung aman dan damai.

Deklarasi Pemilu Damai dan Aman ini, ditandai mengucapkan ikrar bersama-sama tiga pilar dan seluruh organisasi masyarakat (Ormas). Termasuk para tokoh masyarakat serta komponen Kamtibmas di Kabupaten Trenggalek.

“Ada empat hal, yang kami ikrarkan tadi untuk mewujudkan situasi aman dan damai Pemilu 2019,” katanya,Sabtu,(22/9/2018).

Pertama, bersama menjaga keutuhan NKRI dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Undang-undang 1945. Kedua, mendukung suksesnya Pemilu 2019 tanpa hoax, politisasi sara dan politik uang.

Ketiga, senantiasa mengorbankan semangat kebersamaan di tengah perbedaan, dengan mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan dan persatuan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Keempat, mendukung terwujudnya kedaulatan pemilih melalui Pemilu yang mengedukasi dan demokratis.

Sugeng Widodo, sangat sepakat dengan komitmen yang dibangun oleh KPUD Trenggalek, maupun Partai Politik peserta pemilu dalam deklarasi ini. Utamanya dalam hal menolak pemberitaan-pemberitaan yang bersifat hoax yang bertujuan mendiskreditkan secara personal, kelompok maupun kelembagaan, isu-isu SARA maupun politik uang dalam Pemilu tahun 2019.

“Ada tiga poin suksesnya Pemilu 2019. Yaitu, partisipasi pemilih banyak, sosialisasi tentang Pemilu yang merata dan pelaksanaan berjalan aman dan lancar, jadi tinggalkan hal yang negatif,” papar dia.

Sugeng Widodo menilai deklarasi ini sangatlah penting di tengah ketegangan politik yang mulai terasa saat ini dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek sangat mendukung jalannya Pemilu tahun 2019 berjalan tertib, aman, lancar dan damai.

“Negara Indonesia sistemnya demokrasi atau pemerintahan yang berkedaulatan. Karena itu, mari bersama-sama untuk menjaga keamanan wilayah yang aman dan damai selama Pemilu 2019,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini, seluruh ketua partai peserta pemilu mendeklarasikan pelaksanan kampanye pemilu tahun 2019 secara damai, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah deklarasi dengan disaksikan oleh Asisten I Sekda Trenggalek, Forkopimda, KPU dan Bawaslu dengan  mengusung tema “Indonesia Menolak Hoax, Politisi Sara dan Politik Uang”

Ketua KPUD Trenggalek, Dr. H. Suripto menuturkan pihaknya  berharap, melalui kampanye damai bisa memberikan pesan kepada masyarakat bahwa pemilu 2019 dapat dilaksanakan secara damai.

“Mutlak kedamaian dan kelancaran pemilu nanti tanggungjawab ada di masyarakat kita sendir,” tuturnya.

Lebih lanjut Ketua KPUD tersebut menambahkan janganlah mudah bangsa inj diadu domba dengan pemberitaan pemberitaan yang bersifat hoax, issue-issue SARA dan berkembangnya politik uang.

“Tolak Money politik dan segala bentuk issue sara dan hoax,” pungkasnya. (ham)