Dewan Trenggalek Tegaskan Siapkan Pariwisata Ketika Bandara Kediri Dibangun  

M Hadi , Sekretaris Komisi III DPRD Kab. Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM; Dalam beberapa kesempatan Bupati Trenggalek, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, selalu menegaskan sinergitas antar wilayah untuk memajukan suatu daerah. Hal ini ditanggapi serius Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, M.Hadi dengan menekankan bahwasanya suatu daerah tidak bisa berkembang sendiri, namun perlu adanya sinergi dengan daerah lainnya untuk bisa maju dan berkembang.

“Tidak mungkin percepatan perkembangan daerah itu tanpa adanya kerjasama dengan daerah tetangga,” katanya, Senin,(24/9/2018) di Trenggalek.

Seperti saat Bupati Emil menceritakan kini  pemerintah pusat sedang fokus terhadap pembangunan Bandara di Kota Kediri, yang diyakini oleh Bupati Trenggalek nantinya kebermanfaatannya juga akan dirasakan oleh daerah sekitar sepertihalnya masyarakat Trenggalek. Hadi menegaskan hal itu bisa dilihat di kota-kota yang lain seperti halnya bandara Sukarno- Hatta yang berada di Banten tetapi perkembangan perkotaannya tetap di Jakarta.

“ Itu Bandara Sukarno- Hatta lokasinya di Banten, kotanya di Jakarta. Mungkin nanti Bandaranya di Kediri, kotanya di Trenggalek,” tuturnya.

Dilanjutkannya, pembangun bandara di wilayah Selatan Barat Daya di Jawa Timur, merupakan perjuangan keras dari 8 Kepala Daerah (Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Magetan, Pacitan, Tulungagung, Blitar dan Kediri) yang membuat petisi kepada Presiden untuk meminta dibuka sebagian ruang latihan udara militer untuk penerbangan sipil.

“Itu pertanda sinergitas itu tetap penting agar bisa mewujudkan daerah yang makmur serta masyarakatnya sejahtera,” tuturnya.

Jelasnya, hal ini ditunjukkan untuk mengurangi disparitas perekonomian yang sangat timpang antara Utara dan Selatan Jawa.

“Kalau menurut Bupati  Emil Dardak ada sekitar 10 juta warga di Selatan Barat Daya Jawa Timur yang membutuhkan kemudahan akses atau bandara untuk bisa meningkatkan perekonomiannya itu sangat logis,” tegasnya.

Untuk itu pihaknya meminta kepada  Bupati Trenggalek, untuk bisa merasakan kebermanfaatan keberadaan bandara di Kediri dengan menyiapkan infrastruktur dalam mendukung kepariwisataan di Trenggalek

“Boleh saja Kediri memiliki bandaranya, namun kita yang mempunyai wisata pantainya,” terangnya.

Ditambahkan politisi asal PKB ini , jika Trenggalek telah siap mulai sekarang , tak pelak bandara nanti merupakan pintu gerbang pariwisata yang ada di wilayah Trenggalek.

“Kita harus yakin mampu menyuguhkan itu asal semua mendukung dan bersungguh-sungguh,” pungkasnya.(ham)