2 Proyek DAK Dinkes Lombok Utara Tetap Dilanjutkan

Kadis Kesehatan Lombok Utara, H Khaerul Anwar,(foto: Idam_kanalindonesia.com)

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Utara memutuskan untuk melanjutkan sisa proyek DAK di APBD Perubahan mendatang. Namun proyek tersebut akan dilanjutkan dengan beberapa penyesuaian.

“Artinya bahan-bahannya atau desainnya yang relatif ramah gempa,” ujar H Khaerul Anwar, Kamis (27/9/2018).

Ia mengatakan, desain tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan bagian teknis Dinas PUPR Lombok Utara. Sebab secara teknis yang mengatur terkait ramah gempa berasal dari PUPR.

“Seperti misalnya yang pintunya di didalam, jadi keluarnya gampang,” sambungnya.

Tak hanya model pintu, namun juga material lain yang digunakan. Genteng yang dulunya dari beton diganti dengan baja ringan, dan lainnya. Hal ini yang mendorong pihaknya untuk tetap melanjutkan kedua proyek DAK tersebut.

Kedua proyek tersebut adalah pembangunan ruang rawat inap di Puskesmas Kayangan dan Pustu yang ada di Desa Akar-Akar.  Sementara untuk jumlah anggaran yang akan digunakan, Khaerul mengaku tidak hapal jumlahnya.

“Kalau tidak salah ada Rp 1,3 miliar dan Rp 100 juta,” ungkapnya.

Proyek pembangunan Puskesmas Kayangan diakuinya masih pembangunan dasar. Sedangkan pembangunan Pustu di Desa Akar-Akar sudah hampir rampung. Ia menilai kedua proyek tersebut masih layak diteruskan. Sebab bangunan di Desa Akar-Akar hanya mengalami retak sedikit dan cukup ditempel. Penggantiannya hanya pada genteng saja.

“Dan tentu kita sudah mendapatkan assessment dari PUPR,” pungkasnya.

Sementara bangunan Puskesmas Kayangan, pihaknya akan melakukan re-desain. Hal itu mengingat proyek tersebut baru pembangunan dasar.

Ia menambahkan, ruang rawat inap yang akan dibangun nantinya cukup besar.  Yakni sekitar 30 x 10 meter dan hanya satu ruangan saja.

“Ukurannya saja yang besar. Seperti gedung sekolahan itu panjangnya,” tandasnya. (Idam)