Batik Tulis Lamongan Mampu Tembus Pasar Internasional

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Sebagai salah satu peninggalan tradisi asli Indonesia, pengrajin batik tulis di Lamongan, Jawa Timur, ikut bersaing dalam menghadapi pasar dunia. Dari 230 motif batik diantaranya asli Lamongan mampu menembus pasar internasional hingga terjual di beberapa negara.

Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong pengrajin batik tulis demi meningkatkan produk dan daya saing menghadapi pasar internasional. Dukungan pemerintah dalam mendongkrak pengrajin batik untuk selalu berkreativitas akhirnya berbuah hasil.

Bagaimana tidak, Batik Kontenporer, Batik Mbah Guru dan tenun ikat Paradila menjadi produk unggul di pasaran dunia.

Kepala Dinas Koprasi Kabupaten Lamongan, Anang Taufik mengatakan Batik Lamongan selama ini tembus di beberapa negara seperti New Zeland, German, Italia dan Chicago Amerika Serikat.

Harga jual batik dipatok dari harga 200 ribu rupiah hingga sampai tembus 4 juta rupiah, harga tersebut tergantung dari desain motif dan tingkat kesulitan dalam pengerjaannya.

“Dipasaran, Batik dengan motif baru biasanya sangat berpengaruh pada harga penjualan. Tidak menutup kemungkinan, jika motif Batik klasik justru dijual dengan harga yang cukup mahal,” terangnya.

Sementara itu, keberadaan desainer muda dapat memberikan kesegaran, sehingga mampu melahirkan desain-desain yang lebih menyesuaikan permintaan pasar.

Jurnalis : omdik/ferry/bisri

Editor  : Arso