Baznas luncurkan Aplikasi Cari Temu untuk Bantu Cari Korban Bencana

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Maraknya bencana gempa dan tsunami yang melanda daerah di Indonesia mengakibatkan hilangnya sanak keluarga, baik meninggal dunia maupun hilang tertimbun longsor tanah.

Ini menjadi inspirasi bagi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membuat aplikasi pencarian orang yang diberi nama Cari Temu.

Diharapkan layanan canggih Baznas ini dapat membantu masyarakat dalam mencari dan menemukan kembali anggota keluarga yang hilang akibat bencana.

Direktur Utama Baznas Arifin Purwakananta mengatakan aplikasi Cari Temu mamtinya akan melengkapi kerja Baznas Tanggap Bencana (BTB) dalam tugas melayani korban terkena bencana.

Menurutnya,, salah satu masalah utama pada bencana alam seperti yang terjadi di Lombok dan Palu adalah masalah identifikasi korban.

Jenazah tertunda dimakamkan, salah satunya karena belum ada keluarga yang melaporkan kehilangan.

“Oleh karena itu, kami mendorong percepatan penemuan identitas jenazah dan orang hilang dengan mendorong pembangunan aplikasi yang bernama Cari Temu,” ujar Arifin kepada Kanalindonesia.com di Jakarta, Jum’at (5/10/2018).

Ia menambahkan, aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat melaporkan kehilangan anggota keluarga, serta menampung informasi temuan. Keduanya kemudian dipadukan oleh mesin sehingga mudah menemukan orang yang dicari.

“Kami berharap aplikasi ini akan melahirkan gagasan lain yang memudahkan korban hilang dalam bencana dan peristiwa-peristiwa darurat yang lain,” imbuh Arifin.

Sementara itu, Achmad Setio selaku Kepala Divisi Informasi, Teknologi dan Pelaporan Baznas, memaparkan aplikasi Cari Temu memiliki empat fitur utama yaitu melaporkan orang hilang dari berbagai bencana, melaporkan penemuan orang hilang dari yang telah dilaporkan, mencari orang hilang dari yang telah dilaporkan dan mengirimkan informasi lokasi.

Masyarakat dapat dengan mudah menggunakan aplikasi ini dengan cara mengunduh di playstore menggunakan kata kunci “Cari Temu”.

Pada halaman pertama, masyarakat langsung dapat memasukkan nama orang yang sedang dicari dan melengkapi ciri-cirinya. Kemudahan ini juga berlaku bagi masyarakat yang menemukan orang yang tersesat, dapat dilaporkan melalui aplikasi ini dengan memilih menu “found” di dalam aplikasi.

Ia menjelaskan, pada tahap awal ini aplikasi ini hanya mengandalkan laporan masyarakat. Untuk kedepan, aplikasi ini juga terintegrasi dengan lembaga atau organisasi lainnya yang memiliki informasi tentang orang hilang dan tidak terbatas hanya kepada bencana saja.

“Semua fitur ini dapat digunakan oleh publik tapi dalam pengawasan Baznas Tanggap Bencana. Semoga aplikasi ini dapat membantu mengorganisir informasi pencarian orang hilang sehingga tidak lagi sulit mencari dan melaporkan orang hilang akibat bencana,” tutur Achmad Setio. @Rudi