Diduga Tidak Bisa Berenang, Nelayan Asal Arjasa Ditemukan Tewas

SUMENEP, KANALINDONESIA.COM: Setelah lebih 24 jam menghilang, Hadi (35), seorang nelayan asal Dusun Mamburit, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, ditemukan telah menjadi mayat.

Diduga beliau yang memang diketahui tidak bisa berenang, terjatuh dan akhirnya tenggelam. Minggu (07/10/2018), sekira pukul 10.00 WIB.

Dijelaskan Mustofa, tetangga sekaligus teman Hadi biasa melaut, pada hari sabtu, tanggal 06 Oktober 2018 sekira pukul 05.00 WIB, Hadi terlihat pergi melaut utk memancing ikan di seputaran Pulau Mamburit, tepatnya disebelah selatan pulau, dengan menggunakan perahu dayung (Sampan Polokan).

Dan sekira pukul 10.00 WIB, Mustofa yg juga pada saat itu memancing ikan melihat perahu tanpa pemiliknya mengambang di laut.

Merasa ada yang ganjil, Mustofa segera kembali ke rumah untuk mengabarkan kejadian tersebut kepada warga dan Kepala Desa Kalisangka. Kemudian warga Dusun Mamburit melakukan pencarian pada pemilik perahu yg diketahui adalah Hadi.

Suasana rumah dukaPencarian korban dilakukan hingga sore hari sekira pukul 17.00 WIB, namun belum mendapatkan hasil. Dan pencarian terpaksa dilanjutkan ke esokan harinya.

Dan beruntungnya, pencarian warga pun membuahkan hasil. Sekitar jam 10.00 WIB tadi, Herman yang juga tetangga Hadi, berhasil menemukan dan mengangkat mayat Hadi dari dasar laut, pada kedalaman laut sekitar 15 meter dari permukaan laut. Minggu,(07/10/2018)

Kapolsek Arjasa, Iptu Karsono menerangkan, banyak keterangan dari sebagian warga , Hadi memang diketahui tidak bisa berenang dan sebelumnya juga pernah tenggelam di laut dan ditolong warga setempat yg saat itu memancing juga.

“Hal tersebut juga ditegaskan dari hasil visum kepolisian, yang menyatakan tidak di temukannya bekas-bekas kekerasan pada tubuh korban,” pungkasnya.(Ziad)