PKB Masih Memberikan Kontribusi PAD Jateng Sebesar Rp 12 Triliun

SEMARANG, KANALINDONESIA.COM: Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih memberikan kontribusi terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah, bahkan hingga akhir tahun ini ditargetkan dapat mencapai sebesar Rp12 triliunan.

“kontribusi perolehan PKB hingga saat ini masih menjadi yang terbesar dalam pendapatan PAD, bahkan 84% mendominasi dibanding sektor lain” ujar Muhammad Rodhi, Anggota Komisi C DPRD Jateng, saat acara prime time, di Hotel Haris Semarang, Senin (8/10/2018).

Dikatakan Rodhi, Pemberian kontribusi PKB diyakini masih mampu menyumbangkan peroleh PAD terbesar dibanding sektor lain dan bakal mengalami kenaikan pada 2018, meski telah memasuki tahun politik.

“PAD Jateng masih bertumpu pada pajak dan yang terbesar itu PKB, karena hampir 84% dari pajak kendaraan tersebut,” terangnya.

untuk mendorong PAD, lanjutnya, bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pun harus memiliki jiwa wirausaha supaya aset-aset yang dimiliki bisa mendapatkan hasil yang baik.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Jateng Budiyanto EP menjelaskan sektor pajak terutama dari kendaraan bermotor menjadi masih penyumbang terbesar pendapatan.

Menurutnya, pemerintah provinsi sudah memiliki perencanaan untuk mengoptimalkan sektor lain yakni pariwisata.

Pemprov Jateng, lanjutnya, berusaha untuk mengegolkan upaya pendirian Jateng Park di Kabupaten Semarang serta pengembangan kawasan Borobudur sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.

“Tidak hanya itu, Optimalisasi PT PRPP dan kawasan di Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang akan digarap secara optimal. Bahkan pendirian PT Garam di Pati pun ditargetkan harus jadi pada 2019 yang membidik pembuatan garam untuk menjadi industri,” pungkasnya. (Ndi)