KPK Geledah Lima Kantor Dinas Pemkab Malang

MALANG, KANALINDONESIA.COM: Paska ditetapkanya Bupati Malang Rendra Kresna menjasi tersangka, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung bekerja maratom dengan dengan menggeledah beberapa instansi terkait di lingkungan Pemkab Malang, Rabu(10/10/2018)

Penggeledahan yang diawali sejak pukul 10.20 WIB tersebut dimulai dari Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang di kompleks Pendopo Agung Jalan KH. Agus Salim, Kota Malang.

Di dalam kantor, tampak sejumlah penyidik KPK bertanya – tanya ke pegawai sambil memeriksa beberapa berkas dokumen, komputer, dan handphone para pegawai termasuk kepala dinas.

Tak lama berada di Bapenda, pukul 11.45 WIB penyidik KPK meninggalkan kantor.

“Ada dokumen yang dibawa tapi kita tak boleh menyampaikan. Itu wewenang KPK,” ujar Kepala Bapenda, Purnadi kepada media.

Di Kota Kepanjen, penyidik komisi anti rasuah itu memeriksa empat kantor dinas yakni Dinas Bina Marga, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSTP), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang berada di kawasan Stadion Kanjuruhan.

Penggeledahan di empat dinas tersebut dilakukan bervariasi dari tiga hingga tujuh jam. Terlama saat menggeledah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSTP) dengan waktu penggeledahan 7 jam, sejak pukul 10.20 WIB hingga 19.00 WIB.

Dari DPMPSTP, penyidik KPK menyita 23 berkas dokumen sejak tahun 2011 hingga 2018 yang berkaitan dengan tugas pokok dinas Penaman Modal.