Hendak Mendahului Kendaraan, Perempuan Asal Malang Terlindas Truk

TRENGGALEK, KANALINDONESIA. COM: Rusmini ( 45 ), perempuan warga RT 7 RW 2 Desa/Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang harus kehilangan nyawanya saat dibonceng keponakannya, Rizki Ahmad Firdaus(20). Perempuan paroh baya ini tewas di tempat Kejadian Perkara,akibat sepeda yang ditumpangi bertabrakan dengan truk AE 9216 SD yang dikemudikan Tumeno (52) Warga RT 2 RW 1 Desa Grogol Kecamatan Sawo Kabupaten Ponorogo.

Kejadian yang sempat membuat macet jalan nasional ini tepatnya di jalan Ponorogo-Trenggalek atau di Desa Pucanganak Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, Rabu, (10/10/2018).

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kanit Laka Lantas Polres Trenggalek IPDA Muhamad Munif mengatakan, awalnya kendaraan jenis honda Beat dengan nopol N 5312 IN yang dikendarai Riski Ahmad Firdaus, yang membonceng korban Rusmini bergerak dari arah barat menuju ke timur.

“Korban yang dbonceng keponakannya sedang melaju kencang dari arah Ponorogo menuju Trenggalek,” ucapnya.

Tiba-tiba, keseimbangan sepeda tidak dapat dikuasai pengemudi saat mendahului kendaraan roda empat yang belum diketahui jenisnya karena melarikan diri. Kendaraan beat oleng,lalu bertabrakan dengan Truk AE 9216 SD dari arah yang berbeda.

“Truk yang bermuatan pasir dan dikemudikan oleh Tumeno (52) warga RT 02,RW 01 Desa Grogol Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo dari arah timur langsung menghantamnya,”jelasnya.

Akibat dari kecelakaan tersebut Rusmini (45) mengalami luka yang cukup serius dan meninggal di TKP, sedangkan Riski Ahmad Firdaus (20) harus dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Rusmini yang dibonceng terpental sejauh 7 meter dengan kondisi yang sangat parah, sedangkan Riski mengalami patah dan langsung dirawat di Puskesmas Tugu,” terangnya.

Dijelaskannya, kini pengemudi Truk sampai saat ini sedang berada di Mapolres Trenggalek untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Pengemudi Truk kita amankan untuk dimintai keterangan,”pungkasnya.(ays/haz)