Jangan Galau, K2 Umur 35 Tahun Keatas Bisa Ikut Tes P3K Setara CPNS

Kepala BKD KLU, M Najib saat di wawancarai di tenda kerjanya.

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: K2 yang berusia diatas 35 tahun tak lagi berkecil hati karena terdepak dari tes CPNS. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menjanjikan tes lain yang setara dengan CPNS.

Hal ini disampaikan Kepala BKD KLU M Najib, Jumat (12/10/2018). Dirinya sudah berkonsultasi langsung ke Kemenpan RB pada Rabu (10/10/2018) lalu. Kemenpan RB memberikan angin segar bagi K2 dengan kategori usia tersebut.

K2 yang berusia diatas 35 tahun bisa ikut seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Tes P3K sendiri rencananya akan digelar pasca tes CPNS selesai.

“PNS dan P3K itu hampir sama, perbedaannya hanya terletak pada uang pensiun saja,” ujarnya, saat ditemui ditenda BKD.

Ia menuturkan, terkait usia itu mengacu pada UU ASN yang membatasi usia peserta maksimal 35 tahun. Sedangkan S1 itu mengacu pada UU guru dan dosen. Kemudian ketika peserta tes ini umurnya sudah di atas 35 tahun, pemerintah mengarahkan untuk mengikuti tes di P3K.

“Karena ASN itu kan ada dua, ada PNS dan P3K,” katanya.

Ia mengatakan, pegawai P3K juga bisa merintis karir seperti PNS. Bahkan bisa diberikan penempatan jabatan kerja sama seperti PNS. Hanya saja mereka tidak mendapatkan tunjangan pensiun.

“Dari penjelasan yang diberikan oleh Kemenpan RB. Rencananya tes P3K itu setelah tes CPNS,” ungkapnya.

Sebab itu K2 yang diatasi 35 tahun tidak perlu khawatir, tetap mengabdi dan bekerja di instansi tempatnya bekerja. Di tes P3K tersebut batasan umur adalah dua tahun menjelang pensiun.

“Jadi seandainya katakanlah umur pensiunnya 58 tahun, maka di usia 56 tahun masih bisa mendaftar,” pungkasnya.(Idam)