PC SNU Trenggalek Dilantik, KHofifah Inginkan NU Bangun Ekonomi

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatu Ulama (ISNU) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, resmi dilantik oleh Ketua PW ISNU Jatim Prof DR KH Mas’ud Said dan disaksikan tamu undangan lainnya di Pendopo Manggala , Minggu (13/8/2018).

Hadir dalam pelantikan itu, Hj Khofifah Indar Parawansa, Ketu PP Mulimat NU, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, dari Dewan Pakar ISNU KH Sonhaji Soleh.

Ketua PW ISNU Jatim Prof DR KH Mas’ud Said mengatakan, ISNU sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama (banom NU) yang baru dibentuk pada 2012. Dan di usia yang ke-6 ISNU sudah terbentuk di seluruh provinsi di Indonesia.

Kata Mas’ud, ISNU yang sudah terbentuk terus melakukan konsolidasi jaringan. Organisasi akan kuat kalau memiliki jaringan yang kuat pula. “Penguatan jaringan dilakukan, baik ke dalam ataupun ke luar bisa menjadi alat untuk mencapai visi serta misi sebuah organisasi,” ucapnya.

Lanjut Mas’ud, konsolidasi program juga sangat penting. Mulai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan konsolidasi program keintelektualitasan. “Program penting lainnya, yakni advokasi Undang-Undang dan penguatan bidang ekonomi,” tandasnya.

Dalam kesempatan sama, Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak mengapresiasi sudah banyak berkumpul sarjana-sarjana NU dari berbagai pelosok. Hampir setiap daerah, banyak sarjana-sarjana NU.

“Kalau sudah berkumpul demikian, bagaimana bisa menjadi suatu perkumpulan yang produktif, bisa memberikan sumbangsih ke Indonesia untuk kemajuan. Adanya ISNU harus bisa memberikan manfaat untuk bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Sementara Ketua PC ISNU Kabupaten Trenggalek yang terlantik, Machsunudin mengatakan organisasi yang dinakhodainya kini telah menjadi bagian dari Badan Otonomi (Banom) Nahdlatul Ulama. Sehingga ini akan menambah kekuatan NU di Trenggalek dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

“Ukhuwah ini dibangun dari kekuatan kelompok pemikir. NU akan lebih tangguh dalam menghadapi krisis bangsa dan tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal Pancasila dan NKRI,”tegasnya.