Pemkab Trenggalek Sosialisasikan Perda Narkoba

TRENGALEK, KANALINDONESIA.COM: Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Kabupaten Trenggalek no 4 tahun 2017 tentang fasilitasi dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba resmi disosialisasikan kepada masyarakat setempat.

Hal ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam  perangi peredaran gelap narkoba, serta membentengi generasi muda Trenggalek agar tidak lagi terjerumus dalam perilaku yang tidak sehat.

Bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Pemkab Trenggalek, DPRD dan BNNK Trenggalek sosialisasikan Perda ini kepada seluruh elemen masyarakat, Senin (15/10/2018).

Drs Pariyo Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek menjelaskan, lahirnya perda ini ditujukan untuk mendudukung pelaksanaan upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba agar terlaksana secara terencana, terpadu, terorganisasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Secara konsep pelaksanaan kita telah atur berikut payung hukumnya,” jelasnya.

Dengan terfasilitasi, masih lanjut dia,  diharapkan perlindungan masyarakat dari ancaman narkoba ini dapat dilakukan dan terbangunnya partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba.

“Ruang harus dibikin agar peran masyarakat dalam ikut serta membantu pemberantasan narkoba itu nyata,” lanjutnya.

Pariyo menyambut baik lahirnya regulasi peraturan ini. Menurutnya bahaya penyalahgunaan narkoba ini sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu adanya peran serta seluruh elemen masyarakat untuk bisa mencegah dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Trenggalek.

“Justru ketika masyarakat yang menjadi pelopornya pemerintah jauh dimudahkan,”terangnya.

Kepala Bidang Rehablitasi BNN Provinsi Jatim, AKBP Tony Sugianto mengatakan tercatat setiap 7 menit  satu orang mati karena narkoba. Maka dari itu bahaya peredaran gelap narkoba ini perlu kita cegah dan tanggulangi.

“Ingat bahaya narkoba sama halnya dengan bahaya laten lainnya,” tuturnya.

Sedangkan AKBP Akik Subekhi Ditsersekoba Polda Jatim, menambahkan diperlukan peran serta semua pihak agar cita-cita upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba ini bisa teratasi dengan baik.

“Selama bertugas di Trenggalek, peran masyarakat sangatlah baik. Itu tinggal dikelola,” pungkasnya. (ham)