Berikut Bentuk Kepedulian Yayasan YPPI 1945 Babat Lamongan Terhadap Korban Bencana Palu, Sigi Dan Donggala

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM: Gempa dan tsunami yang melanda kota Palu, Sigi dan Donggala pada 28 September 2018 lalu masih meninggalkan dampak kerusakan dan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat Palu, Sigi maupun Donggala. Sedikitnya korban tewas hampir mencapai 2.000 jiwa dan lebih dari 70.000 jiwa mengungsi.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, Yayasan YPPI 1945 yang berada di kecamatan Babat Kabupaten Lamongan menyerahkan bantuan bagi korban gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah tersebut.
Berbagai bantuan donasi yang terhimpun atau yang dikumpulkan dari seluruh guru dan wali murid sekolah, dijadikan satu yang kemudian disumbangkan melalui salah satu penyalur dari sebuah komunitas di Lamongan.
Kepala sekolah Yayasan YPPI 1945, Muhammad Chairuddin menuturkan berbagai bantuan berupa uang tunai dan sembako serta baju layak pakai berhasil di himpun untuk para korban  gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala.
“Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama, alhamdulillah kami dari keluarga besar Yayasan YPPI 1945 bisa ikut berpartisipasi dalam musibah kali ini,” tutur Muhammad Chairuddin.
Dalam kesempatan kali ini, sekolah YPPI 1945 yang berada di Jalan Cokroaminoto Nomor 43 Kelurahan babat, Kecamatan Babat Lamongan menyalurkan bantuan berupa uang tunai, sembako dan baju layak pakai.
Selanjutnya dalam penyerahan donasi tersebut diwakili langsung oleh Kepala Sekolah YPPI 1945, bersama pihak wali murid. kemudian bantuan yang sudah terkumpul diserahkan melalui Komunitas Berkas.
Komunitas Berkas sendiri sejauh ini merupakan perkumpulan orang-orang berjiwa penolong dan berhati mulia. Mereka selalu menjadi garda terdepan setiap memberi pertolongan ataupun bantuan terhadap warga miskin di Lamongan yang membutuhkan.
Bahkan, komunitas ini juga sering memberi bantuan warga dari luar kota Lamongan.

Dengan harapan besar penyaluran donasi ini bisa meringankan saudara-saudara yang menjadi korban bencana maupun yang berada di Palu, Sigi dan Donggala.

“Semoga bisa bermanfaat dan bisa meringankan beban saudara kita yang ada di sana,” jelas Muhammad Chairuddin.

Jurnalis : Omdik / Ferry / Bisri

Editor.    : Arso