Satlantas Polres KLU Lakukan Uji Coba Pembuatan SIM

SOSIALISASI: Kasat Lantas Polres KLU Iptu Agus Pujianto saat menerangkan proses pembuatan SIM kepada masyarakat di depan kontainer Satlantas Polres KLU, Jumat (19/10/2018).

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Pasca gempa, Satlantas Polres KLU mulai lakukan pelayanan pembuatan SIM di kantor daruratnya. Menariknya, masyarakat yang lulus tes dengan nilai 100 akan diberikan SIM gratis juga reward.

Kasat Lantas Polres KLU, Iptu Agus Pujianto Menjelaskan, untuk kebutuhan pembuatan dan pelayanan SIM di KLU, Korpolantas Polda NTB telah merespon dengan cepat. Sebab itu, saat bisa dilakukan pembuatan SIM. Mengingat juga bahwa pembuatan SIM di KLU ini, merupakan hal yang baru. Sehingga menjadikan antusias masyarakat untuk membuat perlengkapan mengemudi ini cukup bagus.

“Saat ini masih uji coba tapi akan berkelanjutan, dan Kita bekerjasama dengan Bank BRI,” ungkapnya, di depan kantor sementara pelayanan pembuatan SIM Polres KLU, Jumat (19/10/2018).

Agus mengatakan, pelayanan untuk pembuatan SIM ini sudah mulai dilakukan kemarin (red), meskipun penataan gedungnya belum dimulai. Namun untuk sementara waktu, pelayanannya tetap dilakukan walaupun hanya dalam kontainer dan tenda untuk ujian teorinya. Sedangkan untuk prakteknya dilakukan dihalaman depan tenda ujian, dengan lintasan yang sudah dibuat.

Kata Agus, Proses pelayanan pembuatan SIM ini juga mengacu pada ketentuan yang sudah ada. Mulai dari pendaftaran, ujian tulisnya hingga ujian praktek, dan itu wajib untuk dilalui. Setelah mereka dinyatakan lulus baru bisa diberikan SIM.

“Sejak Kamis lalu ada yang tidak lulus walaupun cuman 2 orang dari 8 orang,” katanya.

Lanjutnya, bagi masyarakat yang tidak lulus tes masih bisa dimaklumi, dan akan diberikan kesempatan hingga empat kali tes. Kegagalan tes ini juga, Agus menduga akibat faktor SDMnya. Selain itu juga, pembuatan SIM ini baru pertama kalinya dilakukan di KLU.

Ia menilai, tes yang diberikan tidaklah sulit, baik itu tes tulis maupun prakteknya. Karena soal tes tulisnya tidak jauh dari seputar kebiasaan masyarakat dalam berkendara yang baik benar, begitu juga ujian praktiknya.

“Kalau tidak lulus tetap kita beri kesempatan hingga bisa mendapatkan SIM,” Imbuhnya.

Sementara, jika dalam empat kali tes itu belum juga lulus, maka pihaknya akan melakukan pembinaan khusus, tentang bagaimana berlalu lintas dan tata caranya.

“Seperti soal fungsi dari rambu-rambu yang ada dijalan, misalnya kalau lampunya sudah merah itukan menandakan bahwa tidak boleh menjalankan kendaraan,” jelasnya.

Sedangkan untuk ujian praktek, Satlantas menyediakan ujian praktek dengan teknik Zig-zag, angka delapan, hingga huruf U. Dan masyarakat yang bisa lulus tes tulis juga praktek dengan nilai 100, akan diberikan reward yang menarik.

Mereka (masyarakat) akan mendapatkan SIM secara gratis. Juga dari pihak Bank BRI akan memberikan hadiah uang tunai senilai Rp 500 ribu.

“Dan ini hanya khusus untuk yang kategori SIM C saja,” katanya.

Sedangkan terkait untuk biaya pembuatan SIMnya beragam, Yakni Rp 100 ribu untuk SIM C dan Rp 120 ribu untuk SIM A. Ia juga mengimbau pada seluruh masyarakat, agar datang untuk membuat langsung SIM di Polres KLU, tepatnya di kontainer Satlantas.

Juga kata Agus, saat ini akan segera melakukan sosialisasi keliling dengan menggunakan mobil keliling di Lombok Utara. Hal ini bertujuan agar masyarakat tahu, bahwa di Polres KLU sudah ada pelayanan pembuatan SIM. Agar mereka (masyarakat) tidak perlu pergi jauh-jauh untuk membuat SIMnya.

“Juga Jangan pernah membuat SIMnya lewat calo,” pungkasnya.

Tambahnya, waktu pembuatan SIMnya juga terbatas, dibuka mulai Senin hingga Sabtu, dari pukul 08.00-13.00 Wita. Juga jumlahnya masih dibatasi hanya sebanyak 25 orang perharinya. (idam)