Maju Caleg, Vidi Tegaskan Pegawai Kontrak Wajib Diberhentikan

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PM PTSP), Kabupaten Lombok Utara (KLU), Vidi Ekakusuma saat di wawancarai, Senin (22/10/2018)

TANJUNG, KANLINDONESIA.COM: Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PM PTSP), Kabupaten Lombok Utara (KLU), Vidi Ekakusuma tegaskan, akan memeberhentika pekerja kontraknya yang inisial (FF), yang saat ini ikut sebagai peserta Calon Legislatif (caleg) DPRD KLU. Hal ini dilakukannya, karena mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan.

“Karena kalau persoalan itukan, kita tidak bisa keluar dari aturan,” ungkapnya saat ditemui di tenda tempat kerja sementaranya, Senin (22/10/2018).

Vidi Menjelaskan, jika nama (FF) sudah keluar sebagai peserta caleg, per Oktober ini dirinya akan langsung memberhentikannya, juga tidak akan mendapatkan gaji untuk bulan ini.

Sebab itu menurutnya, memilih mencalonkan diri sebagai peserta caleg itu merupakan pilihan pribadi seseorang, bukan dorongan dari Instansi. Karena itu sesuai aturan yang berlaku, wajib untuk diberhentikan dan dikeluarkan dari pekerjaannya saat ini.

“Jadi kita mengacu pada aturan yang ada, jika dia (FF) ikut kita akan keluarkan,” tegasnya.

Lanjutnya, jika dia (FF) ini tidak lolos dalam caleg dan ingin masuk kembali untuk bekerja. Dirinya, akan mengkaji ulang persolan itu dan akan diperhitungkan sesuai aturan yang sudah ditetapkan.

Namun, Kalau hanya masuk untuk membantu, Vidi tidak mempermasalahkannya hanya saja persolan statusnya yang akan jadi persolan.

“Bahkan dalam hal ini dia (FF) sudah meminta pertimbangan ke kita apakah akan mundur atau gimana,” jelasnya.

Lanjutnya, karena itu jika nama bersangkutan sudah keluar sebagai peserta caleg. Vidi tegaskan, tidak akan meneruskan kontraknya lagi dan akan dikeluarkan.

Walupun, Seandainya dia (FF) mengaku bahwa hal ini merupakan keinginan dari partainya. Vidi tegaskan tidak mau tahu persoalan itu.

“Terserahlah kita tidak mau tahu itu,”tegasnya.

Sebab persolan ini sudah ada aturannya, karena itu dalam hal ini pihaknya tidak bisa keluar dari aturan yang sudah ditetapkan itu. Karena menurutnya, sepanjang hal itu tidak melanggar aturan, kenapa tidak untuk tetap dilakukan.

Lanjutnya, dalam hal ini dirinya memberikan kesempatan kepada FF untuk bertarung dalam caleg. Hal ini supaya FF bisa mendapatkan posisi yang terbaik menurutnya.

“Yang terpenting kita tetap mengacu kepada aturan yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. (Idam)