Bupati Emil Dardak Lepas Bantuan ke Korban Gempa Palu

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak didampingi Wakil Bupati Moch. Nur Arifin, lepaskan bantuan peduli bencana tsunami dan gempa di Donggala , Palu dan Sigi Sulawesi Selatan beberapa waktu yang lalu,Rabu (24/10/2018). Pelepasan bantuan berupa barang kebutuhan dan uang ratusan juta rupiah yang terkumpul dari puluhan elemen masyarakat itu berlangsung di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek Jawa Timur.

Bupati Trenggalek Emil Dardak mengatakan, kegiatan ini adalah inisiatif bersama dan tentunya terdapat makna filosofis bagi masyarakat Trenggalek. Bukan hanya sekedar mengirim barang, melainkan juga untuk mendukung, memfasilitasi nilai-nilai yang luhur dari masyarakat Trenggalek.

” Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam bantuan ini. Saya juga berterima kasih kepada Pak Wabup, Kadinsos dan semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan ini,” ucapnya.

Menurut Emil, meski Trenggalek mengalami banyak tantangan seperti kekeringan, namun masyarakat tetap berupaya dan bikin penggalangan dana bantuan sendiri. Ini menunjukkan kepeduliannya dan rasa empati terhadap saudara kita sebangsa dan setanah air yang terkena musibah.

” Mudah-mudahan bantuan dari elemen masyarakat Trenggalek ini, diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana di Donggala Palu dan Sigi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Emil menjelaskan, bantuan yang terkumpul di Kabupaten Trenggalek untuk korban bencana Donggala Palu dan Sigi, ada yang berupa uang tunai serta berbentuk barang.

” Uang tunai terkumpul sebesar Rp. 156.892.700,- yang berasal dari 34 kelompok masyarakat, mulai dari sekolah, perkumpulan masyarakat, OPD maupun ASN. Tak hanya itu, juga ada bantuan masyarakat yang masuk ke rekening BAZNAS sebesar lebih dari Rp. 20 juta,” jelasnya.

Ditambahkan Emil, setelah di koordinasikan dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, disarankan bantuan dari Trenggalek ini tidak didistribusikan dalam dalam bentuk uang, melainkan dirupakan barang.

Berbekal saran dan informasi ini, Dinas Sosial dan P3A Trenggalek mengkonfersi anggaran yang diterima untuk dirupakan barang-barang yang memang sangat dibutuhkan oleh para korban.

” Bantuan yang dikirimkan berupa beras, air mineral, terpal, baju seragam sekolah mulai tingkat SD hingga SMA, susu bayi, pakaian dalam, bahan makan serta perlengkapan mandi handuk,sabun, sikat gigi dan perlengkapan mandi lainya,” pungkas Emil.(sup/ham)

welas arso-hari santri nasional 2018