Percepat Proses Pemulihan, Najmul Minta Contohi Desa Akar-Akar

PASCAGEMPA: Pemerintah Lombok Utara lakukan sosialisasi rehabilitasi dan rekonstruksi kepada 59 kelompok masyarakat di Desa Akar-Akar , kecamatan Bayan, Minggu (28/10/2018).

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Pemerintahan Kabupaten Lombok Utara (KLU) bersama, Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) gelar sosialisasi rehabilitasi dan rekonstruksi kepada 59 Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang sudah terbentuk, di Desa Akar Akar, kecamatan Bayan, Minggu (28/10/2018).

Turut hadir, Bupati KLU, H Najmul Akhyar, Sekda KLU, H Suardi dan Assops kogasgabpad, Hengky Yuda S, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) NTB, H Muhammad Rum, Kadis Perumahan dan Pemukiman (Perkim) NTB, I.G. Bagus Sugiarta, Kepala BPBD KLU, Iwan Maret Asmara, kadis Lingkungan Hidup KLU, H Rusdi, juga peserta dari Pokmas.

“Saya sangat mengapresiasi jajaran Pemerintah Desa disini, baik kades, kadus serta masyarakatnya,” ungkap , Bupati KLU, H Najmul Akhyar, saat memberikan sambutan, Minggu (28/10/2018).

Dalam sambutannya, Najmul mengapresiasi kinerja Pemerintah desa Akar-Akar, baik itu Kepala desanya maupun Kadusnya, karena sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat guna untuk memepercepat pemulihan dimasa transisi saat ini.

Diakuinya, saat ini kades beserta Kadus, juga masyarakat di Desa Akar-Akar ini sudah dengan cepat membentuk 59 pokmas, yang memang menjadi syarat untuk memepercepat melakuakan pencarian dana stimulan tersebut. Najmul berharap, supaya hal ini bisa dicontoh oleh desa lain se Lombok Utara.

“Hal ini harus menjadi contoh untuk desa lainnya di KLU, karena Desa Akar-Akar ini telah membentuk 59 Pokmas,”jelasnya.

Sementara itu, Assops Kogasgabpad, Kolonel Inf Hengky Yuda S, meneruskan pesan panglima TNI. Bahwa sesuai amanat Undang-undang, diharuskan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa, baik dalam hal pembangunan maupun pembuatan rumah.

Tentu dalam persoalan ini, dirinya mengaku sudah siap membantu masyarakat yang ingin berdiskusi tentang rumah tahan gempa. Bahkan membantu untuk menyiapkan kebutuhan bahan bangunan maupun tenaga pendampingan untuk membangun rumah masyarakat terdampak gempa.

“Intinya,kalau masyarakat ikuti aturan dari pemerintah, kami siap membantu,” katanya.

Dilokasi yang sama, Kades Akar-Akar, Akarman juga menyampaikan, dalam proses percepatan pemulihan ini, tentu harus cepat membentuk pokmas. Bahkan dalam hal ini, dirinya mengaku akan memeberikan reward kepada kadus yang paling cepat membentuk Pokmas.

Diakuinya, dalam proses percepatan ini, dirinya selalu menyampaikan pesan kepada kadus menjelang upacara di hari senin. Dalam penyampaiannya, mengimbaukan bahwa dalam proses pendataan rumah waraga yang terdampak gempa, kadus diminta turun langsung ke masyarakat.

“Untuk proses percepatan pemulihan ini saya ajak langsung Kadusnya untuk turun langsung menemui masyarakat dilapangan,” pungkasnya.(Idam)