Preemtif dan Preventif Warnai Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru Polres Trenggalek

Unit Dikyasa Sat lantas Polres Trenggalek juga berikan sosialisasi UU Lalulintas di Ops Zebra Semeru 2018.

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Strategi mujarab dilakukan Sat Lantas Polres Trenggalek, Jawa Timur, dalam giat Operasi Zebra Semeru 2018 ini. Unit Dikyasa Sarlantas Polres Trenggalek, selain mensosialisasikan melalui berbagai media juga terjun di pusat perbelanjaan, terminal bus, sekolah, tempat wisata maupun lainnya.

Walaupun kegiatan ini prioritasnya penegakan hukum, namun Satlantas Polres Trenggalek juga gencar melaksanakan kegiatan preemtif dan preventif secara selektif prioritas khususnya bidang lalu lintas.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit BWS melalui Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Suprihanto mengungkapkan, pada dasarnya sosiliasi tentang berlakunya operasi Zebra Semeru 2018 ini sejatinya sudah gencar dilakukan sejak beberapa minggu belakangan.

“Tujuannya agar masyarakat tetap mematuhi peraturan lalu lintas tatkala berkendara motor. Memang Operasi Zebra Semeru mengedepankan kegiatan penegakan hukum, namun sosialisasi ini sebagai pengingat kepada masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas,” ucapnya, Kamis (1/11/2018).

Kasatlantas menjelaskan, sosialisasi lewat media radio juga sangat efektip mengingat jangkauannya yang lebih luas hingga ke pelosok pedesaan. Akan tetapi sosialisasi langsung bertatap muka juga tak baiknya, agar masyarakat semua tahu apa dampak dari melanggar peraturan lalu lintas.

“ Taati semua peraturan lalu lintas, karena keselamatan lebih utama. Banyak contoh korban laka lantas yang diakibatkan, mereka tidak mentaati peraturan lalu linntas,’’ tuturnya.

Kanitdikyasa Iptu Agustyo Sat Lantas Polres Trenggalek menerangkan, Operasi Zebra Semeru 2018 akan berlangsung selama 14 hari dan terdapat 7 prioritas sasaran selama operasi. Terhitung sejak tanggal 30 Oktober hingga 12 November 2018.

“Jadi kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan dihimbau untuk mentaati peraturan lalu lintas. Jika melanggar pasti langsung ditindak tegas dengan tilang,” tegasnya.

Iptu Agus menambahkan, Operasi ini mengedepankan kegiatan penegakan hukum disertai kegiatan preemtif dan preventif secara selektif prioritas khususnya bidang lalu lintas.

“Penegakkan hukum tetap kita kedepankan, namun dibarengi sosialisasi pula,” pungkasnya. (sup/ham)