Bupati Ipong Dukung Langkah Diskominfo Susun Masterplan TIK Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Langkah Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Ponorogo untuk segera menyusun masterplan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam penyelenggaraan pemerintahan mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Ipong Muchlisoni.

“Sekarang ini sudah bukan jamannya negara besar menguasai negera kecil. Yang terjadi saat ini adalah negara yang cepat akan menguasai negara yang lambat. Kalau kita lambat, tentu kita akan tertinggal,” ungkapnya saat membuka Focus Group Discussion Penyusunan Masterplan TIK di Ponorogo di aula gedung Bappeda setempat, Rabu (07/11/2018).

Menurutnya, TIK dengan masterplan yang tepat akan mempercepat berbagai sisi pemerintahan. Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dalam merespons berbagai kebutuhan masyarakat. Penggunaan TIK diyakini akan membuat roda pemerintahan dan dinamika serta ekonomi masyarakat berjalan lebih cepat.

“Nah, para OPD sebagai pengisi konten harus bisa bekerja sama. Dalam penyusunan dan penyelenggaraan (pemerintahan berbasis TIK) semua harus bekerja sama. Harus ada kebersamaan,” harapnya.

Bupati menyatakan, penggunaan TIK yang diawali penyusunan masterplan menjadi penting karena penyelenggaraan pemerintahan yang bersih seperti didorong oleh KPK harus diwujudkan. Diterangkannya, sejak 2016, KPK sudah meminta seluruh pemda untuk melakukan penyusunan anggaran dan perencanaan dengan memanfaatkan TIK. Yaitu dengan e-budgetting dan e-planning.

“Untuk kita (Ponorogo) baru bisa dilaksanakan di 2018. Tapi itu pun belum optimal. Kenapa? Sebab kadang dari anggota dewan (DPRD) yang membuat perencanaan (anggaran dan kegiatan) bukan berdasar kebutuhan masyarakat tapi rencana itu datangnya tiba-tiba. Hal seperti itu kan tidak bisa dibenarkan oleh system (e-budgetting, e-procurement),” ungkapnya.

Bupati Ponorogo juga berharap masterplan yang disusun juga bisa mengarah pada penilaian kinerja untuk para pegawai Pemkab Ponorogo. Utamanya untk mendukung adanya tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) yang akan diberlakukan di 2019 mendatang.

“Kita maunya tukin (tunjangan kinerja). Tapi sekarang baru bisa TPP karena sistem dan anggarannya baru memenuhi itu. Masterplan ini saya harap juga mendukung hal ini,” pungkas Bupati Ipong. (dey)