Pelajar SMP di Trenggalek Tewas Tenggelam di Sungai  

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pelajar bernama Alwi Muhamad Anwar, (21), yang masih duduk dibangku Kelas II SMPN 2 Tugu Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur,warga RT 59 RW 12 Dusun Mloko Desa Prambon, Tugu,  kehilangan nyawanya, saat mandi bersama kawan-kawannya di Sungai Totokan Desa Nglongsor kecamatan setempat, pukul 15.00 WIB,Senin, (12/11).

Jasad korban sempat beberapa waktu tenggelam hingga muncul di permukaan saat dilakukan pencarian pihak SAR Trenggalek bersama kepolisian setempat dibantu warga sekitar.

Kini kasus itu masi dalam penanganan pihak kepolisian sektor Tugu Polres Trenggalek, sedangkan jasadnya dilakukan outopsi pihak medis Puskesmas Tugu.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kapolsek Tugu Iptu Bambang Purwanto  menjelaskan kejadian itu berawal saat mandi-mandi bersama kawan-kawannya di kelokan atau totokan jalur sungai desa setempat yang masuk di wilayah Desa Nglongsor kematan setempat.

“Korban mandi di Sungai Totokan tersebut bersama teman-temannya, yang berjumlah enam orang,”ungkapnya.

Diduga korban terseret arus dan kurang pandai berenang akhirnya pada pukul 15.00 WIB korban tenggelam.

“Tim BPBD dan SAR bersama pihak kami  turun kelapangan menyusuri sungai mencari korban yang tenggelam hingga  pada pukul 15.30 WIB korban ditemukan, kemudian korban langsung dibawa ke Puskemas setempat untuk divisum, hasilnya korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Iptu Bambang menambahkan, hasil dari visum itu juga tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan seperti bekas benda tumpul atau lainnya yang menjurus kepada kekerasan.

“Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga, dan pihak keluarga sudah membawanya ke rumahnya di Mloko Prambon untuk selanjutnya dimakamkan,” tandasnya.

Pihaknya berharap adanya kejadian yang kerap menimpa para pelajar dan pemuda yang bermain di sungai saat hujan tiba agar tidak lagi melakukannya, karena saat musim hujan seperti ini , arus sungai tentu deras dan membahayakan.

“Jangan mandi di sungai jika musim hujan arus yang datang jelas deras dan membahayakan jiwa,” pungkasnya. (ays/ham)