Peringati Maulid Nabi, Warga Desa Mungli Gelar Acara Tangkap Ikan Bersama

Ratusan peserta bersemangat menangkap ikan gratis yang laksanakan oleh pemerintah desa setempat. foto: omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Sore itu, Selasa (20/11/2018) ratusan warga telah memenuhi kolam ikan yang berada di tanah kas Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Mereka mencoba untuk mencari ikan yang berada di kolam tersebut. Meskipun airnya sangat keruh dan hampir pasti dikatakan berlumpur, namun tak sedikit pula yang memperoleh tangkapan ikan yang besar dalam jumlah banyak.

Kepala Desa Mungli, Sutrisno mengatakan, acara ini dilaksanakan dalam rangaka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Sekaligus untuk membantu masyarakat yang saat ini butuh ikan karena masa kemarau belum ada orang memelihara ikan di tambak.

“Acara ini kami selenggarakan bukan untuk warga Desa Mungli saja, akan tetapi warga sekitar Desa kami pun kami persilahkan,” kata Sutrisno.

Kolam yang digunakan untuk acara tersebut merupakan kolam yang berada di tanah kas desa dan digunakan untuk penampungan air pada waktu musim kemarau.

Lebih lanjut Sutrisno mengatakan kalau kegiatan ini diagendakan tiap tahun dan dibuka secara umum agar Desa Mungli bisa dikenal di mana-mana.

“Kalau Wonosalam, Jombang memiliki ikon pesta duren, Desa Latukan memiliki pesta semangka,  maka kami juga punya pesta ikan seperti ini,” ungkap Sutrisno.

Masyarakat begitu antusias dengan acara tersebut, ini terlihat ratusan orang masuk ke dalam kolam yang luasnya tidak mencapai 1 Ha itu untuk bisa menangkap ikan dengan cara dan kemampuannya.

Santi (45) salah satu peserta yang berhasil menangkap ikan seberat 3 Kg dan dinyatakan sebagai tangkapan ikan terbesar dan berhak mendapat hadiah. Santi mengaku begitu senang mengikuti acara tersebut.  Dia tidak memperdulihkan tubuh penuh lumpur seperti yang lainnya, namun dia tetap semangat mencari ikan.

“Kalau saya pribadi, bukan berapa banyak yang bisa ditangkap. Namun yang saya cari keseruannya ramai-ramai berburu ikan. Kalau dapat banyak dan besar ya lagi beruntung saja,” tutur Santi.

Warga yang mayoritas merupakan warga Desa Mungli datang silih berganti ke kolam ikan seluas kurang dari satu hektar tersebut. Dengan membawa peralatan menangkap ikan,  mereka berburu ikan di kolam itu secara bebas. Mereka menangkap ikan baik sendirinya maupun secara berkelompok.

Jurnalis : omdik/ferry

Editor : Arso