Gandeng LIPI, Quipper Ajak Pelajar Tingkatkan Minat Riset

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Quipper, perusahaan teknologi pendidikan ternama di Indonesia, menjalin kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk mengajak pelajar meningkatkan minat riset dan inovasi

Hal ini untuk memberikan kemudahan dan manfaat bagi kehidupan orang banyak.

Tri Nuraini, Head of PR & Marketing Quipper Indonesia menyatakan pentingnya peran guru dalam memberikan arahan di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan iptek.

Menurutnya, Quipper dapat menyediakan, memperbaiki dan mendistribusikan pendidikan yang berkualitas melalui teknologi melalui layanan Quipper, termasuk Quipper School, Quipper Video, dan Quipper Campus.

Layanan Quipper ini sudah digunakan lebih dari 5 juta siswa dan 350.000 guru di Indonesia.

“Saya berharap para guru dapat memperkaya pengetahuan pelajar mengenai dinamika dunia riset dan science agar pelajar tidak ragu lagi untuk memilih karir di industri sebagai peneliti. Kami memberikan pelatihan khusus kepada guru konseling dan memberikan tes minat bakat kepada pelajar,” ujar Tri Nuraini kepada Kanalindonesia.com Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Sementara itu, Kabag Peningkatan Kemampuan Ilmiah Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Iptek LIPI, Yusuar, mengatakan riset menjadi hal penting bagi pengembangan iptek suatu negara. Saat ini pemerintah tengah menaruh perhatian khusus kepada dunia riset dengan segala kendalanya seperti minimnya tenaga ahli dan anggaran yang terbatas.

Data dari LIPI melaporkan jumlah peneliti di Indonesia tahun 2018 adalah 9.685 orang. Angka ini adalah jumlah peneliti di seluruh pejabat fungsional di kementerian di Indonesia.

“Jumlah peneliti kita masih jauh di bawah Singapura. Malaysia dan Thailand. Bayangkan jumlah penduduk Indonesia adalah 250 juta jiwa lebih besar daripada negara-negara itu, sehingga rasio jumlah peneliti kita hanya 1 : 25.000,” ungkap Yusuar.

Ditambahkan oleh Richard Sutejo Ph.D selaku Head of Biomedicine Indonesia International Institute for Life Science (i3L) bahwa menjadi peneliti mempunyai masa depan terhormat dan menjanjikan.

“Kami mendorong generasi muda khususnya pelajar untuk mengejar karir di bidang sains dan teknologi. Indonesia membutuhkan banyak peneliti dan ilmuwan untuk menghasilkan revolusi teknologi di banyak bidang seperti kesehatan, obat-obatan, pertanian, perikanan, energi dan bahan-bahan baru lainnya,” tutur Richard. @Rudi