GNI Komitmen Lindungi Hak Anak Indonesia

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) terus berkomitmen melindungi hak anak melalui program pengembangan masyarakat dan keluarga mereka untuk hidup sehat, mandiri, berpengetahuan luas agar bebas dari kemiskinan secara ekonomi maupun akses kesejahteraan.

Hal itu dikatakan Ketua Yayasan GNI Setyo Warsono dalam acara Refleksi 10 Tahun Yayasan Gugah Nurani Indonesia. Acara ini dimaksudkan juga dalam perayaan Hari Anak Universal yang diperingati tiap tanggal 20 November.

Menurutnya, hak setiap anak untuk hidup, berpendidikan, bertumbuh kembang dan terlindungi adalah kunci untuk pertumbuhan dan kesuksesan suatu bangsa. Ini adalah tugas semua orang, termasuk orang tua dan masyarakat, masyarakat sipil dan sektor swasta, media dan akademisi, dan terutama pemerintah untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak-hak anak-anak.

Dalam menegakkan dan melindungi hak anak, kata Setyo, pihaknya menjalin kemitraan dengan masyarakat dengan menjalankan program CRC (Pusat Hak Anak) & CDC (Komite Pemberdayaan Masyarakat).

“Saat ini kami bekerja dengan para pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi anak-anak yang mungkin terabaikan dari kemajuan bangsa; mengadvokasi kebijakan dan program agar menjadi kepentingan terbaik untuk anak, serta memberikan bantuan teknis kepada pemerintah dan mitra lainnya, dan membangun kemitraan dan jaringan untuk mempromosikan hak-hak anak-anak Indonesia serta meningkatkan kapasitas staf kami,” ujar Setyo kepada Kanalindonesia.com di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Perayaan Hari Anak Universal 2018 & 10 Tahun Yayasan Gugah Nurani Indonesia mengusung tema Bersama Membangun Masa Depan dalam rangka Mempromosikan, Menghormati, Melindungi & Memenuhi Hak Anak.

“Tema ini diharapkan dapat menginspirasi setiap individu, orang tua dan masyarakat & keluarga untuk memahami pentingnya peran, tugas, tanggung jawab dan kewajiban mereka masing-masing dalam memenuhi hak-hak anak dan melindungi anak-anak, sebab di tangan merekalah, masa depan anak-anak pertama kali dibangun,” tutur Setyo. @Rudi