Bersama Mahasiswa P4GN Kabupaten Lamongan Seminar Nasional Narkoba

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Mengantisipasi masuknya peredaran Narkoba di lingkungan mahasiswa, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia bersama Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Persedaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Lamongan menggelar Seminar Nasional Narkoba di Kampus Unisda.

Seminar Nasional Narkoba digelar di Unisda Lamongan Priode 2018-2019 dilantai 3 Komisariat unisda di Kecamatan Sukodadi. Seminar itu bertajuk Kepedulian Mahasiswa Terhadap Bahaya Narkoba.

Dalam seminar, Ketua Satlak P4GN Dra. Hj. Kartika Hidayati, M.M. M.HP selaku Wakil Bupati Lamongan memberi pemaparan mengenai bahayanya pengguna segala jenis narkoba seperti sabu-sabu, pil koplo (carnophen), ganja dan lain-lain.

“Mahasiswa harus menjadi garda depan untuk memberantas narkoba dilingkungan kampus. Apalagi mahasiswa merupakan masa depan bangsa yang harus mencegah narkoba untuk anak bangsa yang cerdas dan jauh dari pengaruh narkoba,” jelas Ketua Satlak P4GN Lamongan.

Menurut Kartika, pemberantasan narkoba menjadi atensi nasional, sehingga menjadi kewajiban kita bersama untuk mengamankan Indonesia termasuk Lamongan harus bebas narkoba.

“Melalui P4GN Lamongan akan melakukan penyisiran di semua komunitas yang ada untuk menjadi relawan penanggulangan narkoba. Hari ini kita mengajak mahasiswa untuk perang melawan narkoba, sebelumnya kita juga mengajak pesantren memerangi barang haram ini,” ujar Kartika yang juga Ketua Muslimat NU Lamongan.

Menurut Kartika, mahasiswa merupakan aset negara, di mana ke depan mereka akan menjadi pemimpin bangsa. Maka peran sertanya dalam membangun bangsa harus dioptimalkan.

“Salah satu cara agar mahasiswa atau generasi muda tidak terjerumus dalam narkoba yakni dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Agama adalah hal terpenting yang dapat menghindarkan kita dari perbuatan buruk,” kata Kartika Hidayati kepada sejumlah Media.

Kedua, menurutnya, yang perlu diperlukan adalah kasih sayang. Pencegahan ini bisa dilakukan melalui program 1821 guna pembentukan karakter sehingga dapat menghindarkan generasi muda dari narkoba.

Sementara Kasat Narkoba Polres Lamongan AKP Joko Wibisono menjelaskan bahaya narkoba bisa memicu rentetan kejahatan lain. “Narkoba adalah sumber dari segala kejahatan,” tandasnya

Menurutnya, narkoba akan membuat penggunanya kecanduan. Jika sudah kecanduan, semua cara akan dilakukan untuk mendapatkan barang haram tersebut.

Ada berbagai macam jenis narkoba. Mulai dari heroin, ganja, morfin, ekstasi, methamphetamine, obat penenang, pil carnophenm, serta bahan adiktif lainnya. Termasuk narkoba jenis baru seperti tembakau gorilla.

“Yang terjerat narkoba, ada ketentuan pidana paling singkat 4 tahun bagi setiap orang yang kedapatan membawa narkoba,” katanya.

Sebagaimana bunyi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 115 (1), bahwa setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut atau mentransit narkotika akan dipidana paling singkat 4 tahun.

Jurnalis : Ferry/ Omdik
Editor : Arso