Kebakaran di Pondok Pesantren Trenggalek Diduga Konsleting Listrik

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Kebakaran  yang menghanguskan gudang di  pondok pesantren Darunnajah, di Jl Sukarno Hatta, Kelurahan Kelutan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Minggu (25/11/2018) dari hasil penyelidikan dugaan sementara disebabkan konsleting listrik.

Meski dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian meterial diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kasubaghumas Polres Trenggalek, Iptu Supadi membenarkan peristiwa tersebut. Titik api diperkirakan berasal dari gudang penyimpanan kayu bakar milik Ridlo Mambub pengasuh pondok pesantren SMK Ar Ridlwan.

“Memang benar telah terjadi kebakaran, sebuah gudang kayu milik pondok pesantren. Dari hasil penyelidikan petugas, penyebab kebakaran diakibatkan dari konsleting listrik,’’ ucapnya. Senin (26/11/2018).

Iptu Supadi memaparkan, berawal pada hari Minggu (25/11/2018) sekitar pukul 14.00 Wib. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh saksi M. Fahrur Rozi dan Rudi selaku satpam pondok pesantren.

Pada saat itu mereka melihat ada asap mengepul yang berasal dari dalam gudang penyimpanan kayu bakar. Mengetahui hal tersebut kedua saksi, kemudian memeriksa dan mendekati gudang.

Dan setelah di cek ternyata mereka melihat api di dalam gudang telah berkobar. Selanjutnya saksi memberitahu pemilik gudang dan kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut Polres Trenggalek melalui sambungan telepon.

Sambil menunggu mobil pemadam kebakaran (Damkar), pemilik pondok, saksi dan warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api tidak berhasil dipadamkan.

Setelah mendapat laporan, petugas SPKT Polres Trenggalek langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran. Bersama tim pemadam, petugas di bantu warga berupaya memadamkan api.

“ Sekira pukul 17.15 wib akhirnya api dapat dikuasai dengan bantuan 2 ( dua ) unit mobil Damkar dan satu unit armada dari BPBD Trenggalek,’’ pungkas Iptu Supadi.(sup/ham)