Pelaku Pembunuhan Berlatar Belakang Asmara , Didor 

BANGKALAN,KANALINDONELewat kerjasama antara Sat. Reskrim Polres Bangkalan dengan tim Jantras Polda Jatim, Resmob Polres Kediri dan Resmob Polres Nganjuk. Sekitar pukul 1.30 dini hari tadi, pelaku pembunuhan berlatar belakang asmara di Desa Katol Barat Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan beberapa hari lalu. Berhasil dibekuk dan di dor kaki kirinya karena hendak melarikan diri saat hendak ditangkap.

Jagal pembunuhan bernama Nanda Dicky Pratama (28) warga Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gersik,Jatim diamankan di wilayah hukum Polres Nganjuk.

Kapolres Bangkalan AKBP Bobby Paludin Tambunan menjelaskan bahwa saat dilakukan pengejaran, pelaku sangat licin dan tempatnya berpindah-pindah. Bahkan dalam pelarianya sempat menembus wilayah Jawa Tengah. Namun akhirnya tersangka  berhasil diamankan di wilayah hukum Polres Nganjuk Jatim. Aparat terpaksa melumpuhkan pelaku dengan sebutir timah panah pada kaki kirinya. Karena hendak melarikan diri saat ditangkap.

“Alasan tersangka membunuh korban bernama  Iyep Muhu, warga Desa Katol Barat, Kecamatan Geger Bangkalan. Karena korban dianggap telah berani mengawini mantan tunangan pelaku bernama Desy yang saat ini menjadi istri korban,” papar Kapolres Bangkalan, ketika menggelar konfrensi  press jingga sore hari di Mako Polres Bangkalan,:Rabu (28/11/2018)

Terkait dengan motif dari kasus pembuhan tersebut. Karena merasa sakit hati dan dibakar api cemburu, mantan tunangan tersangka dinikahi oleh korban.

“Sekitar pukul 1.30 dini hari tersangka berangkat dari rumahnya Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gersik dengan mengendarai sepeda motor, sekitar pukul 01.30 Wib dengan mengendarai motor. Serta membawa pisau di tutupi jaketnya menuju desa Katol Barat Kecamatan Geger Bangkalan dan sampai sekitar pukul 04.30 jelang pagi,”paparnya.

Lebih lanjut mantan Kasubdit III Jantras Polda Jatim  itu menjelaskan, sesampainya  di rumah korban, pelaku mengetuk pintu dan di buka oleh Desy (Istri korban sekaligus mantan tunanganya) dan menanyakan keberadaan korban. Kemudian tanpa basi basi langsung masuk ke kamarnya dan menancapkan pisau sebanyak satu kali  keperut korban yang masih tetlelap dalam tidurnya.

“Untuk menunggu proses hukum lebih lanjut. Saat ini pelaku diinapkan dihotel prodeo Mako Polres Bangkalan  Tersangka akan dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara,” pungkasnya. (yans).