Pemkab Pamekasan Akan Tutup Permanen Semua Tempat Karaoke

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dalam waktu dekat resmi akan menutup secara permanen tempat-tempat karaoke dan hiburan malam di lingkungan kabupaten setempat.

Keputusan tersebut, berdasarkan hasil kesepakatan bersama dalan pertemuan secara tertutup dengan beberapa organisasi masyarakat (Ormas) islam.

Pertemuan secara tertutup menyikapi persoalan tempat usaha hiburan dan tempat karaoke nakal yang dilakukab oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dengan beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Islam, berlangsung diruang Wahana Wicaksana Praja, kantor Pemkab Pamekasan, Rabu (28/11/2018).

Dalam pertemuan tersebut, nampak hadir Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e; Pj Sekda, Mohammad Alwi; perwakilan LPI; perwakilan  FPI; perwakilan Nahdlatul Ulama (NU); perwakilan Muhammadiyah dan perwakilan Aliansi Ulama Madura (AUMA).

Pertemuan intern yang berlangsung singkat dan tertutup itu, pasalnya menyikapi sebuah persoalan yang dianggap tidak sesuai dengan kultur budaya yang diterapkan di kabupaten kota Pamekasan yang menganut konsep gerbang salam  itu.

Dalam pertemuan itu, menghasilkan sebuah kesepakatan bersama bahwa semua tempat karaoke yang ada di Pamekasan akan ditutup permanen.

Ditutupnya tempat-tempat karaoke itu, dikarenakan adanya pengusaha tempat karaoke nakal yang diduga melanggar perizinan karena tetap beroperasi.

Panglima LPI daerah Madura, Abd Aziz Muhammad Syahid  mengatakan, bahwa hasil kesepakatan upaya untuk menutup tempat karaoke di Pamekasan sudah ditandatangani bersama antara Ormas Islam yang hadir dengan pihak pemerintah.

“Isi dari draft tersebut adalah tentang upaya akan dilakukannya penutupan serta mencabut izin tempat usaha karaoke secara permanen dan tentunya melalui aturan yang berlaku nantinya.,”kata Abd Aziz, panglima LPI Madura, usai mengikuti pertemuan intern dengan Pemkab Pamekasan, Rabu(28/11/2018).

Sementara secara terpusah, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pamekasan, Mohammad Alwi memastikan, bahwa Perda tentang hiburan di Pemkab Pamekasan akan ada perubahan dari sebelumnya setelah nanti direvisi.

Pihaknya juga menghimbau, agar bagi semua pemilik tempat usaha karaoke harus mengikuti peraturan yang terbaru nantinya.

“Kami Pemkab Pamekasan akan merevisi Perda yang berlaku sebelumnya itu untuk dirubah disesuaikan dengan hasil keputusan yang disepakati bersama dalam pertemuan tadi,” jelas Mohammad Alwi, Pj Sekda Pemkab Pamekasan.

Dengan adanya kesepakan bersama tersebut, pemerintah Kabupaten Pamekasan akan segera eksen lapangan melalui opd terkait untuk melaksanakan amanah hasil kesepakatan tersebut. (nang/ifa).