Lima Fraksi Dewan Trenggalek Melalui PU Fraksi Sepakati Ranperda Usulan Komisi

Guswanto Wakil Ketua DPRD Kab. Trenggalek, didamping H Lamuji pimpin sidang paripurna membahas tentang PU Fraksi berkaitan dengan empat usulan ranperda inisiatif dari para komisi.

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM:  Lima Fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Trenggalek  yaitu, Fraksi PKB,PDI Perjuangan,   Golkar,Demokrat, Persatuan Indonesia Sejahtera ( PAS ) sepakat menyampaikan pandangan umumnya secara bersama-sama dalam sidang paripurna.

Sidang paripurna tersebut beragendakan Pemandanggan Umum ( PU ) fraksi-fraksi atas empat usulan rancangan Peraturan Daerah ( ranperda ) inisiatif dari masing-masing komisi yang ada di DPRD Kabupaten Trenggalek diantaranya komisi satu yang mengusulkan Ranperda Budaya Integritas, komisi dua tentang Usaha Mikro, komisi tiga tentang Standar Pendanaan Pendidikan dan komisi empat tentang penyelengaraan kesejahteraan sosial, bertempat di Gedung Paripurna lantai dua Kantor DPRD Kabupaten Trenggalek, Jum’at, ( 30/11/2018 ).

Guswanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trengalek yang memimpin sidang paripurna tersebut mengatakan dari ke empat puluh lima anggota DPRD Kabupaten Trenggalek yang  hadir pada rapat tersebut dua puluh lima anggota saja yang hadir.

“Rapat ini secara aturan sudah sah, karena lima puluh persen plus satu anggotanya telah hadir sehingga memenuhi kuorum,” ungkapnya.

Dalam rapat paripurna tersebut juga ditetapkan Samsuri anggota komisi satu DPRD Kabupaten Trengalek resmi menggantikan Sukaji yang sebelumnya menjabat sebagai ketua komisi satu.

“Saudara Sukaji digantikan Samsuri melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW) hari ini,”katanya.

Sementara itu proses sidang paripurna tersebut diwarnai interupsi dari M. Hadi, Ketua Fraksi PKB yang menginginkan pembacaan pemandanggan umum fraksi-fraksi tentang empat Ranperda usulan komisi-komisi diwakilkan salah satu fraksi saja.

“Untuk efisiensi dan kelancaran jalannya proses pembahasan Ranperda itu maka kami mewakili fraksi untuk mengusulkan pembacaan PU dibacakan salah satu fraksi saja,” tegasnya.

Alasan yang lain Ranperda itu merupakan hasil pemikiran bersama keseluruhan fraksi yang anggotanya sudah terdistribusi pada masing-masing komisi.

“ pemikiran ramperda fraksi sudah terwakili anggotanya yang ada di komisi,”tandasnya.

Selain itu, H Mugianto, Ketua Fraksi Demokrat yang menjadi juru bicara dari fraksi-fraksi menyampaikan draft susunan serta isi materi yang ada pada keempat usulan itu telah massive dan mendekati sempurna. Sehingga tinggal disampaikan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek untuk ditindaklanjuti.

“Dikarenakan tidak ada pembahasan yang krusial, maka PU fraksi yang kita sampaikan itu tinggal dikirim ke pimpinan dewan yang selanjutnya untuk ditindaklanjuti sesuai mekanismenya,”terangnya.

Namun, bilamana ada kekurangan, politisi Demokrat ini bersiap untuk merevisi dan menelaah ulang materi yang tertuang dalam Ranperda tersebut.

“ Kita meminta jika ada kekurangannya juga siap untuk mengevalusasi kembali,” pungkasnya. (dik/ham)