P4GN LAMONGAN: Pencegahan Narkoba Menjadi Tugas Dan Tanggung Jawab Bersama

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Pemberantas untuk menekan angka zero pada narkoba, Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah beserta tiga pilar yakni Kejaksaan, Kepolisian dan TNI terus gencar melakukan penyuluhan dan seminar dilingkungan Pendidikan maupun masyarakat.

Pada kegiatan kali ini, P4GN Kabupaten Lamongan berserta Muspika Kecamatan Brondong menggelar “Seminar Anti Narkoba” bersama kalangan Forum Kader Pemuda anti Narkoba (FKPAN) dan pelajar SMA Ma’arif 2 di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Cumpleng, Brengkok, Kecamatan Brondong.

Acara seminar dibuka langsung oleh Wakil Bupati Dra. Hj. Kartika Hidayati M.M, M.HP, juga selaku Ketua Satlak P4GN Kabupaten Lamongan. Dalam kesempatan disebutkan, Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba  (P4GN) menjadi tugas dan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat Lamongan, baik di kota maupun di pedesaan.

Narkoba di Lamongan sendiri sudah menyebar hampir diseluruh wilayah Kecamatan. Terdampak narkoba teratas terdapat di Kecamatan Brondong, Lamongan dan Kecamatan Paciran.

“Mencegah peredaran narkoba merupakan tugas dan tanggung jawab kita untuk terus mengawal dan memperhatikan anak-anak kita agar tidak terjerumus kedalam pergaulan yang bisa menyesatkan masa depannya kelak,” Jelas Kartika.

Seminar ini guna meningkatkan sinergitas dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) khusus di lingkungan Pendidikan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang jenis-jenis narkoba, karakteristik narkoba, efek buruknya terhadap kesehatan tubuh apabila disalahgunakan, sanksi hukum apabila menyalahgunakan narkoba serta menginformasikan bagaimana rehabilitasi baik secara medis maupun sosial kepada para peserta kegiatan.

Para pelajar harus tahu tentang bahaya narkoba yang selanjutnya bisa menginformasikan kembali apa yang didapat saat ini kepada sesama rekan pendidik dan kepada para rekan di sekolahnya masing-masing sehingga dapat membentuk imunitas yang mampu menolak narkoba, jelasnya.

Sementara Kartika menjelaskan bahwa permasalahan narkoba saat ini sudah merambah kepada anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah bukan lagi merambah hanya kepada orang dewasa saja.

“Dimana karakteristik perilaku Fase Pubertas anak diantaranya mencari identitas diri, rasa ingin tahu yang tinggi dan ingin mencoba-coba, emosi yg belum stabil, ingin hebat dan diakui oleh lingkungannya, kurang mengerti bahaya dan kecendrungan gegabah,” lanjutnya.

Para pelajar dihimbau untuk mengerti kalau Negara Indonesia menjadi sasaran empuk bagi Negara lain dalam merusak generasi anak bangsa lewat narkoba. Sehingga dengan mudah bangsa ini akan hancur karena perbuatan negara lain yang dianggap penjajah.

“Mereka yang produksi narkoba tapi mereka tidak memakai narkoba. Itulah Pintar nya cara negara asing menghancurkan negara kita lewat narkoba,” kata Ketua Satlak P4GN Lamongan.

Maka dari itu, Kartika mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif berperan serta dalam menanggulangi masalah narkoba ini, khusus di kalangan pendidikan diharapkan dengan kegiatan ini para peserta yang hadir untuk bisa menginformasikan kembali di lingkungannya masing-masing.

Melalui penyuluhan P4GN ini, pihaknya memiliki keinginan serta bertujuan untuk mewujudkan keluarga dan generasi yang sehat.

Jurnalis : Omdik/Ferry

Editor     : Arso