Polres Pacitan Berhasil Tangkap Judi kopyok dan Pengedar Narkoba

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Penyalahgunaan narkoba dan perjudian kian marak di kalangan masyarakat, dan bahkan dua tindakan kriminalitas tersebut telah menjadi atensi bagi kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Pacitan.

Kapolres Pacitan, AKBP Sugandi mengatakan ” penangkapan kedua kasus tersebut dalam waktu bersamaan, jajaran kita tim buru sergap ( Buser ) Reserse Kriminal dan Narkotika dan penangkapannya pada hari Minggu 25/11/ 2018 berkisar pukul 05:00 kemarin.

” team buser Narkotika telah berhasil mengungkap peredaran Narkotika Golongan I Jenis sabu di dalam salah satu Penginapan yang berada di Kota Pacitan tersangka dengan inisial ER ( 33 ) yang bekerja sebagai sopir yang beralamat Mulyorejo Baru 1A/40 RT 01 RW 06 Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal Kota. Dari hasil penangkapan jajaran kami telah meyita barang bukti seperangkat alat hisap dan sabu seberat 1,53 Gram ,setelah dilakukan penyidikan Tersangka ER menerangkan bahwa barang bukti tersebut diperoleh dari seseorang yang berinisal MJN atau MUS yg beralamatkan di Surabaya, dan Kemudian Tim buser Narkotika pada hari Senin 26/11/2018 melakukan penyelidikan untuk under cuper by lalu pukul 12:00 berhasil menangkap seorang pengedar berinisial SK yang beralamatkan di Dupak rukun No 16 Gg 6 RT 016 RW 002 Kel Dupak Kec Krembangan Kota Surabaya,ketika dilakukan penangkapan di dapat barang bukti berupa seperangkat alat hisap dan sabu seberat 1,7 Gram,” jelas Kapolres.

Dalam pengakuan tersangka ER dihadapan Kapolres dan wartawan mengatakan ” bahwa sabu tersebut akan dipakai sendiri dengan maksud untuk menambah Stamina dan mengurangi rasa ngantuk, karena pekerjaannya sebagai Sopir Trailer ,” itu yang disampaikan tersangka ER saat pres realies,Senin ( 3/12/2018 ).

Untuk itu, tersangka SK dan ER disangkakan dengan Pasal 112 subs 127 UU No 35 Tahun 2009 tentang NARKOTIKA dengan ancaman 4 sampai 12 Tahun karena berperan sebagai perantara sedangkan pengedar maka disangka dg Pasal 114 sub 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dg ancaman 5 -20 Tahun penjara,” tandas Kapolres.

Kapolres menambahkan, sedangkan dalam kasus Judi Jenis dadu penagkapannya di dalam salah satu rumah warga di Dsn Krajan Desa Jeruk Kecamatan Bandar, dalam upaya penggerebegan tersebut jajaran tim buser berhasil menangkap 6 Tsk yang berinisial SG,BB,SR,SC,SW,TG semua warga Deaa Jeruk Kecamatan Bandar.

” Dari hasil penangkapan judi didapatkan barang bukti berupa seperangkat alat judi berupa 3 buah dadu ,tatakan dadu,Tabung dae penutup ,Tikar,alat penerangan dan uang tunai sebesar Rp 669.000, keenam pelaku akan disangkakan dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” pungkas

Di akhir penjelasannya Kapolres Pacitan juga berharap kepada masyarakat untuk tidak mempercayai pendapat para pengguna Narkotika bahwa menggunakan sabu akan meningkatkan stamina, dan justru orang yang menggunakan Narkotika akan kecanduan dan akan selalu meningkatkan dosisny dan akhirnya akan menyiksa diri si pemakai ” baik Jasmani maupun Rokhaninya,” itu harapan kapolres.(Bc)