Lindungi Petani, Disperta Ponorogo Siap Hadapi Gugatan Dua Peserta Lelang

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Dinas Pertanian dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Ponorgo siap menghadapai gugatan perdata yang dilayangkan oleh dua perusahaan lelang  yang gagal di tingkat administrasi.

Dua perusahaan swasta yang mendaftar untuk mengikuti lelang pengadaan pupuk organik cair, pembenah tanah dan pupuk hayati di Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo tersebut berasal dari  Yogyakarta dan Surabaya.

Keduannya tidak puas atas salah satu persyaratan terkait produk yang harus disediakan . Dimana Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo mensyaratkan agar rekanan ( peserta lelang )  menyediakan pupuk cair, pembenah tanah dan pupuk hayati yang masa uji labnya paling lama 6 bulan.

Hal tersebut berdasarkan rekomendasi dari lembaga penguji yaitu laboratorium Universitas Padjajajran Bandung.  Jika masa uji labnya sudah melebihi  6 bulan maka kwalitasnya sudah tidak bagus lagi karena banyak mikroba yang  mati.

Kepala Dianas Pertanian Kabupaten Ponorogo Harmanto  mengaku siap menghadapi gugatan kedua perusahaan peserta lelang tersebut.

“Apa yang kami lakukan ini adalah untuk melindungi petani,”ucap Harmanto.

Pemerintah menginginkan barang yang diberikan kepada petani adalah  produk yang berkwalitas.

“Ketentuan persyaratan tersebut adalah hasil rekomendasi laboratorium penguji yaitu Universitas Padjajaran Bandung,”pungkas Harmanto.