Dipenghujung 2018 Ahmad Nurhamim Dilantik Jadi Ketua DPRD Gresik

H.Nur Humamim saat dikukuhkan menjadi Ketua DPRD Gresik periode 2014-2019

GRESIK,KANALINDONESIA.COM: Ahmad Nurhamim Anggota Fraksi Partai Golkar(FPG) DPRD Gresik,  dikukuhkan menjadi Ketua DPRD Gresik periode 2014-2019, dalam rapat paripurna istimewa di ruang paripurna DPRD setempat, Selasa(4/12/2018).

Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Gresik, Moh.Syafi‘AM sebelum prosesi pelantikan, membacakan surat dari DPP dan DPD Golkar Gresik sebagai rujukan pelantikan Nurhamim.

SK dimaksut kata Syafi’, surat keputusan (SK) DPP Partai Golkar No.B.2059/Golkar/X/2018, tertanggal 29 Oktober  2018, tentang persetujuan pergantian antar waktu (PAW) Ketua DPRD Kabupaten Gresik periode 2014-2019.

Dan, surat DPD Golkar Kabupaten Gresik No.75/B.4/DPD II/PG/X/2018, tertanggal 30 Oktober 2018, perihal pemberhentian dan pengangkatan Ketua DPRD Gresik periode 2014-2019.

Hal ini  berdasarkan peraturan tata tertib(Tatib) DPRD No.01 tahun 2017 pasal 55, yang mengatur tentang PAW.

Sementara Sekretaris Dewan(Sekwan)  DPRD Gresik, Darmawan menyatakan bahwa pelantikan Ahmad Nurhamim sebagai Ketua DPRD Gresik periode 2014-2019 menindaklanjuti  Surat Keputusan(SK) Gubernur Jatim No.171.437/1278/0112/2018, tentang peresmian pengangkatan/pengganti antar waktu(PAW) Pimpinan DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim.

SK yang ditandatangani Gubernur Jatim berisikan meresmikan dengan hormat pengangkatan Ahmad Nurhamim sebagai PAW Pimpinan DPRD Gresik masa jabatan 2014-2019 terhitung mulai tanggal pengucapan sumpah/janji.

Setelah pembacaan SK Pelantikan, Ketua PN Gresik, Andreas Purwantyo Setiadi mengambil sumpah jabatan Ahmad Nurhamim sebagai Ketua DPRD Gresik periode 2014-2019.

Pada paripurna istimewa ini, juga diadakan PAW Khusnul Fiqhan sebagai anggota DPRD Gresik periode 2014-2019menggantikan almarhum, Abdul Hamid dari Dapil Manyar, Bungah dan Sidayu hasil Pileg 2019.

Sementara Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim menyatakan, di penghujung tahun 2018, dirinya akan menuntaskan sejumlah  kegiatan DPRD Gresik yang belum rampung.

Kegiatan dimaksut seperti menunggu hasil verifikasi peraturan daerah(Perda) tentang APBD 2019.” Kami akan kawal keberadaan Perda APBD 2019 yang telah kami sahkan,” katanya.” Juga sejumlah Ranperda yang masuk program di tahun 2018,” sambungnya.

Ia juga menyatakan,  DPRD Gresik di penghujung  tahun 2018,  melalui tugas dan fungsinya akan melakukan pengawasan sejumlah kegiatan dan program yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) di lingkup Pemkab Gresik.

Program dimaksut di antaranya sejumlah proyek fisik yang belum tuntas dikerjakan. Seperti proyek Revitalisasi Alun-alun Gresik, Gelora Joko Samudro(Gejos), jalan, saluran air dan sejumlah proyek lain.” Proyek yang belum tuntas di 2018 akan dikordinasikan dengan masing-masing alat kelengkapan dewan(AKD),” tutupnya. (lan)