Walau Naik Jelang Akhir Tahun, Harga Sembako di Lamongan Tidak Ada Perubahan Signifikan

Pedagang beras di Pasar Pon Desa Mertani Kecamatan Karanggeneng saat menggelar dagangannya. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Jelang tutup tahun, harga bahan pokok berpotensi naik. Karena menghadapi Natal dan tahun baru. Salah satunya, harga beras mulai merangkak naik.

Salah satu pedagang di Pasar Pon Desa Mertani, Samiatun mengungkapkan, ada kenaikan harga beras tapi belum signifikan. Misalnya beras jenis medium ada kenaikan Rp. 100,- menjadi Rp. 8.600 dari dari Rp. 8.500 perkilogram (kg). Beras jenis premium naik Rp. 200,- yakni dari Rp. 10 ribu menjadi Rp. 10.200,- per kg.

Sementara beras super naik lebih tinggi dari Rp. 11 ribu menjadi Rp. 11.400 atau naik Rp. 400,- per kg. “Kenaikan harga beras ini terjadi sejak sekitar satu minggu lalu,” ungkapnya. Namun, tambah dia, stok beras masih aman sampai akhir tahun. “Kenaikan ini dipicu dari biaya kirim tengkulak. Sedangkan permintaan belum ada kenaikan yang signifikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M. Zamroni menuturkan, berdasarkan survei yang dilakukan dinasnya, belum ada kenaikan yang signifikan harga beras. Tetapi ada potensi naik pada akhir tahun, karena bertepatan pada dua momen besar, yakni perayaan Natal dan tahun baru.

“Kemungkinan kenaikan itu hanya terjadi pada satu dua pedagang saja, secara global masih aman,” tukasnya.

Menurut dia, biasanya kenaikan harga terjadi karena permintaan tinggi, sedangkan hasil panen kurang baik. Sehingga harus mendatangkan stok dari luar daerah. Namun, dia memastikan stok beras di beberapa pasar sangat aman. Apabila terjadi selisih harga Rp. 100 – Rp.300 per kg dinilai sangat wajar, karena setiap penjual mengambil keuntungan masing-masing.

Meski begitu dia tetap waspada adanya kenaikan lebih tinggi. Sehingga pemantauan harga bahan pokok terus dilakukan. Saat ini, memang ada beberapa bahan pokok mengalami kenaikan. Misalnya telur, ada kenaikan Rp. 3 ribu menjadi Rp. 25 ribu, sebelumnya Rp. 22 ribu. Sedangkan ayam pedaging terjadi kenaikan Rp. 2 ribu, yakni dari Rp. 34 ribu menjadi Rp. 36 ribu.

Jurnalis : omdik/ferry
Editor : Arso