Bukan Partai Koalisi, DPD Partai Golkar Pamekasan Ikut Mendukung Gagasan Bupati Membentuk Program MPP

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM
Gagasan program Mall Pelayanan Publik (MPP) atau Public Service Mall yang dijadwalkan launching Desember 2018, oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam,
Nampaknya juga mendapat respon dukungan positif dari kalangan politisi partai Golkar meskipun partainya bukan termasuk termasuk partai pengusung kemenangannya di pilkada lalu.

Rize Ikhwan Muttaqin MT Ketua DPD Partai GOLKAR Pamekasan, yang masih menjabat Anggota DPRD Pamekasan itu mengatakan, program tersebut juga diharapkan bisa meningkat daya saing global khususnya bagi masyarakat di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

“Gagasan Bupati akan dibentuk MPP (mall pelayanan publik), public Service mall, diharapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman. Dengan cara pengintegrasian seluruh pelayanan publik di kabupaten dalam satu tempat. Maka Partai Golkar mendukung program MPP” kata Rizw Ikhwan Muttaqin MT Ketua DPD Partai GOLKAR Pamekasan, selasa (11/12).

Seperti yang dilansir dari media online beritajatim.com, Bupati Pamekasan Badrut Tamam, dalam program tersebut mengatakan, pihaknya juga melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Termasuk juga instansi pemerintahan dan unit-unit pelayanan publik yang ada di Pamekasan, baik unit yang berhubungan dengan pemerintah pusat, BUMN, BUMD hingga swasta.

“Program Mall Pelayanan Publik ini merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu satu pintu dalam rangka memberikan pelayanan nyata bagi warga Pamekasan. Rencananya kita launching antara 17 hingga 20 Desember 2018, nanti kita tempatkan di lantai dasar Gedung Islamic Centre Jl Raya Panglegur,\” kata Badrut Tamam, Senin (10/12/2018).

Selain itu, program tersebut nantinya bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sekaligus menjadikan Pamekasan sebagai kabupaten/kota kelima di Jawa Timur yang menerapkan program MPP, seperti Banyuwangi, Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya.

“Nanti sistemnya terpadu, sehingga masyarakat nanti tidak perlu datang ke lokasi lain untuk mengurus kelengkapan izin,” tegasnya.

“Tidak kalah penting, evaluasi dalam rangka peningkatan pelayanan demi masyarakat Pamekasan akan terus kami lakukan secara berkesinambungan. Enam bukan setelah peluncuran, nanti kita kaji lagi untuk terus disempurnakan,\” sambung mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dari itu, saran dan masukan serta kritik konstruktif dari masyarakat sangat diharapkan demi mewujudkan cita-cita ideal, Pamekasan Hebat.

“Karena bagaimanapun, kabupaten yang maju semua elemen kompak untuk terus berinovasi ke arah yang lebih baik. Dengan harapan bisa mewujudkan Pamekasan Bhejre, Rajjhe tor Parjhughe,” pungkasnya.

Di antara instansi yang nantinya akan berada dalam satu area MPP di antaranya Dinas Penanaman Modal dan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), pelayanan administrasi kependudukan dari Dispenduk Capil, PDAM, BPJS Kesehatan, Samsat, Pelayanan Dinas Pendidikan, Pelayanan Jasa Pengiriman, serta pelayanan publik lainnya. (Ifa/Nang).