KADIN Indonesia dan IA-ITB Serahkan Bantuan Polindes di Teniga

SERAH TERIMA: Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan P Roeslani (kiri) menyerahkan kunci gedung Polindes Teniga pada Kades Teniga, Rabu (12/12/2018).

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Properti bekerjasama dengan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) memberikan bantuan fasilitas publik di beberapa titik di Lombok. Salah satunya bantuan Polindes di Desa Teniga Kecamatan Tanjung.

Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan P Roeslani mengaku, kegiatan pembangunan ini merupakan wujud kepedulian nyata dan keprihatinan KADIN Indonesia kepada masyarakat korban gempa di Lombok. Bantuan ini merupakan salah satu bagian dari program bantuan terpadu bagi korban gempa Lombok yang dicanangkan KADIN Indonesia.

“Saudara kita di Lombok membutuhkan bantuan bukan hanya dana atau barang, tetapi kami juga memperhatikan bangunan-bangunan fasilitas umum yang banyak harus diperbaiki,” ungkap Rosan saat acara serah terima bantuan, Rabu (12/12/2018).

Rosan berharap pembangunan fasilitas-fasilitas publik ini dapat memberi semangat kepada masyarakat Lombok. KADIN Indonesia rencananya akan membangun sembilan fasilitas publik yang akan dilaksanakan dalam dua tahapan, yang berlokasi di dua wilayah yakni, kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Properti Hendro S Gondokusumo menjelaskan, tahapan pertama meliputi pembangunan tiga fasilitas publik di tiga desa. Yakni Polindes di desa Teniga, Musholla di desa Jenggala, dan Ruang Serbaguna di desa Selengen. Ketiga desa ini masuk di wilayah kecamatan Tanjung, kabupaten Lombok Utara.

Pada pembangunan tahap kedua, KADIN Indonesia akan membangun enam fasilitas publik di empat desa di wilayah Lombok Timur dan Lombok Utara. Bantuan tersebut meliputi fasilitas Musholla di desa Dara Kunci, fasilitas balai desa di desa Obel-Obel, dan fasilitas Musholla, balai pertemuan serta perbaikan Polindes di desa Medana Lombok Utara. Bantuan lainnya yakni pembangunan hunian sementara (huntara) di Desa Jenggala, Lombok Utara.

“Kami sangat mengapresiasi terhadap semua pihak yang mendukung proses pembangunan ini, baik dari rekan-rekan KADIN maupun dari ikatan alumni ITB. Semoga sumbangsih ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Lombok,”imbuhnya.

Program pemberian bantuan bagi warga korban gempa Lombok ini terselenggara berkat dukungan banyak pengembang properti nasional. Tercatat ada 29 perusahaan dan organisasi yang bersinergi dan bergandengan tangan untuk memberikan bantuan bagi masyarakat korban gempa di Lombok ini.

Hendro menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan terhadap program ini. Kegiatan seperti ini mampu mempersatukan dan mempererat tali persaudaraan sebagai warga negara Indonesia yang beranekaragam.

“Walaupun kami berasal dari suku yang berbeda misalnya, tapi tidak menyurutkan niat kami untuk turut memajukan kepentingan saudara sebangsa dan setanah air,” kata Hendro.

Selain bantuan bagi masyarakat Lombok, KADIN Indonesia juga akan memberikan bantuan bagi masyarakat korban gempa Palu, Sulawesi Tengah. Program bantuan tersebut antara lain berupa pembangunan fasilitas-fasilitas publik yang saat ini sangat dibutuhkan warga Palu di sejumlah lokasi. KADIN Indonesia akan memulai pembangunan fasilitas-fasilitas publik pada awal 2019 mendatang.

Terpisah, Bupati KLU H Najmul Akhyar menuturkan, pihaknya melihat relawan relawan sangat membantu Pemkab untuk melakukan percepatan recovery Lombok Utara. Terutama di bidang kesehatan dengan adanya bantuan kantor polindes tersebut.

“Sekarang tinggal kita pikirkan Alkesnya,” ujarnya.

Najmul mengaku sudah membicarakan mengenai Alkes tersebut dengan Kepala DInas Kesehatan KLU. Alkes tersebut sudah disiapkan dan tinggal di dropping ke fasilitas kesehatan masing-masing. Sehingga dalam waktu dekat ini, pelayanan Polindes akan berjalan seperti biasanya lagi.

“Tidak hanya bidang kesehatan juga sudah banyak bantuan dari bidang pendidikan,”pungkasnya.(Idam)