Ratusan Personil Gabungan di Lamongan Gelar Apel Pasukan Jelang NATARU

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Ratusan personil gabungan dari Kepolisian Polres Lamongan dan TNI disiagakan dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru 2019 mendatang.

Persiapan tersebut ditandai dengan pagelaran apel pasukan Operasi Lilin Semeru 2019 dan pemusnahan barang bukti sitaan yang berlangsung di halaman Kodim 0812 Lamongan.

Pelaksanaan Apel dalam mempersiapkan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019 tersebut sedikitnya lebih dari 800 personil gabungan Polri dan TNI di Lamongan disiagakan untuk menjaga keamanan saat Natal dan pergantian tahun dari tahun 2018 dan 2019.

“Sudah disiapkan 600 personil dari TNI, Polri dan berbagai instansi yang terkait untuk berjaga di pos-pos tersebut. Pengamanan terbuka maupun secara tertutup,” kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby Dapot Perlindungan Hutagalung, kemarin (21/12/2018).

Menurut dia, pengamanan dengan sandi Operasi Lilin itu berlangsung selama 10 hari, yakni mulai tanggal 23 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019. Pos pelayanan antara lain di beberapa titik wisata, misalnya di alon-alon, terminal, Pasar Babat dan di depan Wisata Bahari Lamongan (WBL). Pos pelayanan di terminal juga untuk memantau arus lalu lintas selama libur Nataru. “Terutama pemantauan di dua perlintasan KA yang sering memicu kemacetan, terutama saat hujan karena licin,” terangnya.

Sedangkan pos pengaman ditempatkan di beberapa Gereja. Yakni untuk pengamanan umat Nasrani yang sedang menjalankan perayaan Natal. “Pengamanan ini lebih diprioritaskan pada beberapa Gereja di Lamongan. Juga di daerah wisata,” ungkapnya.

Disinggung mengenai malam tahun baru, Feby mengaku akan berkoordinasi dengan Pemkab Lamongan terkait kegiatan-kegiatan yang akan digelar. Terutama agar masyarakat tidak liar berkonvoi dan melakukan aktivitas negatif.

Usai pelaksanaan apel, Kapolres Lamongan bersama Dandim 0812 Lamongan, Bupati Lamongan dan sejumlah pejabat dari jajaran Forkopinda bersama-sama melakukan pemusnahan barang bukti miras hasil dari operasi pekat. Yakni 480 botol bir, 63 jerigen tuak dan 285 botol miras lainnya.

Jurnalis : omdik/ferry
Editor : Arso