Polres Bangkalan Dor komplotan Spesialis Pencuri Rumah Kos 

BANGKALAN, KANALINDONESIA..COM-  Sat.Reskrim Polres Bangkalan dioenghujung tahun 2018 ini. Berhasil membekuk komplotan spesialis pencuri sebanyak  3 (tiga)  yang kerap beraksi di wilayah seputar kos-kosan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Desa Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Komplotan prncuri tersebut diantaranya,AR (43 th) warga Desa Keleyan, Kecamatan Socah, RM (43 th) warga Dusun Candi, Desa Telang, Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan dan MS (33 th) warga Desa Talok Wohmojo, Kabupaten Blora. Jawa Tengwh.

Kawanan spesialis pencuri tersebut berhasil dibekuk Sat. Reskim Polres Bangkalan di rumah kost yang berlokasi di Desa Telang Kecamatan Kamal Bangkalan sekira pukul 02.00 dini hari kemarin..

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan dihadapan awak media mengatakan bahwa dari enam orang yang berhasil diamankan, terdapat spesialis pencuri di daerah UTM. Pelaku di tangkap saat pihaknya menerima laporan dari korban bernama Abd. Rahman (24 th) asal Desa Kesek Kecamatan Labang, Bangkalan.

“Saya sampaikan kepada teman-teman media, Alhamdulillah, angka begal sudah sangat jauh menurun. Bahkan akhir – akhir ini mulai hilang dwn sudah tidak terjadi lagi aksi semacam itu,” ungkap Kapolres Bangkalan, saat menggelar konfrensi pers  di Mako Polres Bangkalan, Senin sore (31/12/2018).

Dijelaskan, dari pengakuan ketiga pencuri tersebut sangat mengagetkan  karena mereka telah melakukan pembobolan di 11 TKP. Barang – barang yang digondol meliputi sepeda motor, handphone, laptop dan cerdiknya tersangka ini mengaku sebagai penjaga di salah satu rumah kost kosan,.

Mulusnya aksi mereka itu,  karena sehari-hari, tersangka mengetahui dan memahami situasi di kost-kosan di wilayah UTM, sehingga memudahkan mereka melakukan aksinya. Sasarannya,, antara lain sepeda motor, laptop,  HP dan lain – lain.

“Barang – barang inilah yang mereka gondol. Karena hampir semua mahasiswa menggunakan jenis elektronik itu termasuk sepeda motor yang diparkir diluar kos,” paparnya.

Mantan Kasubdit III Jantras Polda Jatim ini  mrnghimbau para  mahasiswa i UTM agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, Sehingga terhindar dari korban pencurian atau setidaknya  menjadi polisi bagi dirinya sendiri. tidak lengah, tetap memperhatikan keamanan. Baik saat memarkir kendaraan, maupun saat  meninggalkan rumah kos dipastikan dalam keadaan terkunci.

“Saya  himbau kepada pemilik kost-kosan, agar senantiasa memperhatikan keamanan sekitar Syukur syukur bisa dilengkapi dengan cctv atau penjaga keamanan  kost-kosan,” terangnya.

“Ketiga tetsangka nantinya akan dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” @@pungkasnya. (yans).