Bank Indonesia Gelar Sosialisasi Program Bantuan Non Tunai di Pacitan

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Dalam rangka meningkatkan Awareness terhadap program pemerintah, khususnya bantuan sosial non tunai kepada keluarga penerima manfaat. Maka Bank Indonesia (BI) bersama 5 kementrian yakni ” Kementrian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan ( Kemenko PMK ), kementrian pendidikan dan kebudayaan ( Kemendikbud ), Kementrian sosial ( Kemensos ), Kementrian Agama ( Kemenag ) dan desa, Kementrian pembangunan daerah Tertinggal dan transmigrasi ( Kementrian PDT ) serta bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan. ( LPS ), Himpunan Bank Negara ( HIMBARA ) dan Pemerintah Kabupaten Pacitan mengadakan sosialisasi bersama program bantuan sosial yang telah disalurkan secara non tunai kepada masyarakat Indonesia yang menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang digelar di gedung Karya darma Kabupaten Pacitan dan malamnya juga di lanjutkan pagelaran seni budaya pertunjukan wayang kulit di Gedung Gasibu, Jumat (4/1/2019).

“Kami amat bersyukur karena hari ini adalah bentuk konkret dari sinergi antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan untuk mendukung kelancaran program pemerintah, melalui penyelenggaraan kegiatan sosialisasi bersama khususnya mengenai program bantuan sosial yang telah mengalami transformasi sehingga telah disalurkan secara non tunai kepada masyarakat Indonesia yang menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” kata Djoko Raharjo Deputi Direktur Bank Indonesia Kediri .

Ia menambahkan, sosialisasi ini untuk mendukung kelancaran penyaluran bansos non tunai tersebut sejalan dengan gerakan Nasional Non Tunai ( GNNT ) yang telah dicanangkan oleh Presiden RI melalui Perpres No.63 tahun 2017 tentang penyaluran bantuan sosial secara non tunai,” ungkapnya.

Selain itu, kami BI juga merangkul para UMKM dengan memberikan edukasi kebanksentralan dan memberikan workshop marketing sistim digital ” karena era sekarang ini para pembisnis sukses kebanyakan marketnya melalui digital seperti halnya di media sosial. Untuk itu kami memberikan workshop cara mareketing melalui era digital agar para pelaku UMKM Pacitan lebih maju dan bisa memasarkan hasil produk lokal bisa menembus pasar luar negeri nantinya,” tambahnya.

Usai mengelar Sosialisasi program bantuan non tunai, BI juga mengelar kebudayaan lokal berupa wayang kulit semalam suntuk di gedung Gasibu jalan A.Yani pacitan. (Bc)