SMP Cendekia Baznas Buka Pendaftaran Siswa/i Baru

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Sekolah Cendekia Baznas (SCB) dibawah naungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran bagi siswa siswi terbaik Indonesia untuk pendidikan selama tiga tahun mulai ajaran baru 2019/2020.

Seluruh kebutuhan pendidikan dan biaya hidup siswa, mulai dari pendaftaran hingga lulus ditanggung oleh Baznas.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang mengatakan para siswa dan siswi ini merupakan angkatan kedua yang menempuh pendidikan di Jalan KH Umar Cirangkong, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, sekolah ini tidak hanya memberikan pendidikan formal kepada para muridnya, tapi juga pembinaan karakter Islam, serta pendalaman Al-Quran Hadist.

Selain itu, juga memiliki program pengembangan siswa sesuai potensi, minat, dan bakat yang murid miliki.

“Kami ingin penerus bangsa ini tidak hanya pintar, tapi juga memiliki ahlak yang baik. SCB ingin mencetak generasi yang unggul dan mampu bersaing di kancah dunia tanpa meninggalkan akhlaknya,” ujar Nasir kepada Kanalimdonesia.com di Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Ia menjelaskan, masa pendaftaran calon Peserta Didik Baru Angkatan III Tahun Pelajaran 2019/2020 ini dimulai pada 19 November 2018 sampai 16 Januari 2019. Pada tahun ajaran ini, menyediakan tempat untuk 32 siswa dan 32 siswi.

Para pendaftar akan diseleksi sesuai persyaratan yang telah ditetapkan, antara lain calon siswa beragama Islam, berasal dari keluarga dhuafa dan sehat jasmani.

Kemudian, para calon siswa harus memiliki rata-rata nilai rapor kelas IV-V minimal 7.0 pada mata pelajaran Bahasa lndonesia, IPA, dan Matematika.

Pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir bit.ly/sekolahbaznas, dan mengumpulkan berkas berupa fotokopi rapor kelas IV-V yang telah dilegalisasi, fotokopi SKTM, fotokopi sertifikat prestasi, dan fotokopi Kartu Keluarga.

“Kami mengungkapkan terimakasih kepada para donatur yang telah menunaikan zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas sehingga tunas-tunas bangsa yang memiliki keterbatasan, bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan bebas biaya,” tutur Nasir. @Rudi