Milad ke 3, Bimbo GR 10.000 Serahkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat KLU

PENYERAHAN: Perwakilan Polres Lombok Utara saat menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada marbot mesjid di masjid Jamiq Karang Subagan, Pemenang Barat KLU,(11/1/2018).

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Bimbo GR 10.000, salah satu komunitas sosial di KLU, yang saat ini tengah memeberikan sejumlah bantuan sosial pada masyarakat. Tentunya bantuan tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat sekaligus memepercepat proses recovery pascagempa ini.

Penyerahan bantuan sosial tersebut dihadiri Bupati KLU H Najmul Akhyar, Direktur RSUD Tanjung, Perwakilan Polres KLU, tokoh ulama, marbot, guru ngaji, hingga masyarakat sekitar. Bantuan yang disalurkannya yakni pembagian 1.000 al Qur’an, penyerahan mukenah dan sarung ke masjid, beras untuk 460 lansia, genset untuk masjid, hingga santunan untuk 20 marbot masjid dan guru ngaji di kecamatan Pemenang dan Tanjung.

Ketua komunitas Bimbo GR 10.000 H Asmuni Bimbo menuturkan, acara ini menjadi bagian dari Milad Bimbo GR 10.000 ke III. Pihaknya memberikan santunan pada marbot dan guru ngaji atas jasa mereka yang tidak lelah menyerukan panggilan ibadah pada masyarakat KLU.

“Sedangkan guru ngaji itu melahirkan generasi penerus Al Qur’an, makanya kami beri apresiasi juga,” ujarnya, usai penyerahan bantuan sosial di Masjid Jamiq Karang Subagan Pemenang Barat, kemarin (11/1/2018).

Selain santunan pada marbot dan guru ngaji, Bimbo juga memberikan bantuan 1.000 Al Qur’an untuk taman baca Al Qur’an dan 460 paket beras dengan berat 5 kilogram untuk lansia.

Ia berharap bantuan tersebut bisa membantu masyarakat KLU dalam masa recovery ini. Disamping itu juga untuk menumbuhkan semangat religius dan mempererat silaturrahmi pascagempa ini.

Sementara itu, Bupati KLU H Najmul Akhyar mengatakan, Pemda KLU berterimakasih atas perhatian komunitas Bimbo GR 10.000 pada masyarakat KLU. Pihaknya merasa senang dan terbantu dengan kegiatan sosial yang dilakukan di masa recovery ini.

“Pemerintah tidak bisa kerja sendiri menyelesaikan permasalahan masyarakat,” ujarnya.

Ia menuturkan, permasalahan dalam masyarakat akan bisa segera terselesaikan. Najmul mengakui jika saat ini Pemda KLU masih terkendala pada masyarakat yang masih tinggal di huntara. Masyarakat KLU masih banyak yang belum memiliki hunian tetap (huntap).

“Itu salah satu agenda yang harus kita lihat secara kasat mata bahwa itu beban bagi pemerintah dan masyarakat,” sambungnya.

Ia meminta pada semua pihak ikut bergerak dalam percepatan pembangunan rehab rekon. Saat ini sudah banyak Pokmas terbentuk. Dana stimulan sudah masuk ke 23 ribu rekening. Dana tersebut siap untuk membangun 41 ribu lebih rumah dari total kerusakan sebanyak 69 ribu.

“Perlu waktu untuk menyelesaikannya,” katanya.

Ia menambahkan, musibah yang menimpa KLU tersebut menguatkan seluruh masyarakat. Pemda pun tetap memberikan ikhtiar yang terbaik.

” Kami sangat terbantu dengan kegiatan sosial yang dilakukan Bimbo GR 10.000 ini,” pungkasnya. (Idam)