Awal Tahun 2019, Polres Jombang Ringkus 23 Tersangka Kasus Narkoba

rombongan tersangka kasus narkoba saat diglandang Polisi

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM :Upaya memerangi peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang (Narkoba), tampak serius dilakukan oleh aparat Kepolisian dari Polres Jombang.

 

Dari data Satresnarkoba Polres Jombang, sejak awal 2019, aparat kepolisian berhasil mengungkap 22 kasus dalam kurun waktu 16 hari. Alhasil, 23 tersangka diamankan Polisi.

Hal ini diungkapkan oleh Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP M. Mukid, dalam Press Release pada Kamis (17/1/2019) siang, di Gedung Graha Bhayangkara Polres Jombang.  Sepanjang awal bulan Januari hingga pertengahan bulan pihaknya sudah mengungkap sebanyak 22 kasus Narkotika dan Obat keras berbahaya (Okerbaya).

“Dalam kurun waktu 1 sampai 16 Januari 2019 jajaran kita sudah mengungkap 22 kasus dengan 23 tersangka, 2 diantaranya adalah perempuan,” ujar Mukid, pada sejumlah jurnalis, Kamis (17/1/2019).

Masih menurut penjelasan Mukid, hasil ungkap kasus dan penangkapan tersangka itu, tidak hanya dilakukan dari Satuan Reskoba Polres Jombang, namun juga hasil penangkapan yang dilakukan oleh Polsek Jajaran.

“Kasus diungkap berkat kerjasama tim antara Satuan Reskoba dan Polsek Jajaran. Jumlah ungkap kasus dari Satuan Reskoba Polres Jombang ada 16 kasus 17 tersangka, 15 laki laki 2 Wanita. Sedangkan dari  Polsek 6 Kasus, 6 tersangka,” terang Mukid.

Selain berhasil mengamankan tersangka mulai dari kategori pengedar dan pengguna, lanjut Mukid, petugas juga berhasil menyita ribuan barang bukti berupa pil koplo dan beberapa gram sabu-sabu.

“Jumlah keseluruhan barang bukti yang diamankan antara lain Sabu kurang lebih 7,53 Gram, kurang lebih 8756 pil Double L, Hp 27 Buah, alat hisap 8 buah, Korek 7 buah, Timbangan elektrik 1 buah, uang Rp. 3.650.000,00, dan 1 unit motor Satria FU warna merah, ” tegasnya.

Dalam rangka memerangi peredaran Narkoba dan okerbaya di Jombang, Mukid berharap pada masyarakat khususnya Jombang apabila ada yang mengetahui pengedar atau pemakai Narkoba segera menghubungi Polsek atau Bhabinkamtibmas setempat.

“Narkoba adalah musuh negara yang merusak pikiran generasi muda, maka saya harapkan bagi orang tua agar memantau anak anaknya agar tidak terjerumus dari bahaya narkoba,” pungkasnya.(BEN)