Razia Satpol PP di Jombang, 15 Anjal Diamankan

Beberapa anjal yang diamankan, di kantor Satpol PP Jombang

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM: Dalam rangka untuk menciptakan ketertiban umum aparat satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melakukan razia di sejumlah titik.

Sedikitnya ada 15 anak jalanan (Anjal) diamankan dari beberapa tempat yang berbeda yakni di perempatan lampu merah di Desa Cangkring Ngrandu Kecamatan Perak, sekitaran perempatan lampu merah di Jl. KH. Wachid Hasyim dan sekitaran simpang  tiga di Jl. KH. Abdurrahman Wahid (GUSDUR).

Menurut penjelasan Kasi operasional dan penindakan, Tanoyo , mengatakan bahwa dalam operasi cipta kondisi yang digelar pagi tadi, pihaknya telah mengamankan anak-anak jalanan ini yang memang seringkali membuat warga resah

“Operasi cipta kondisi yang kami gelar hari ini karena banyaknya laporan dari masyarakat, tadi operasi ini kami mulai dari jam 09.00 WIB, sampai jam 11.30 WIB, di beberapa tempat antara lain di perempatan lampu merah di Desa Cangkring Ngrandu Kecamatan Perak, lalu sekitaran perempatan lampu merah di Jl. KH. Wachid Hasyim dan sekitaran simpang  tiga di Jl. KH. Abdurrahman Wahid (GUSDUR),” ujar Tanoyo, pada sejumlah jurnalis, Senin (28/1/2019).

Saat dilakukan pendataan, lanjut Tanoyo, usi anjal ini masih dibawah umur. Dan dari pendataan, diketahui bahwa, anjal ini sebagian bukan berasal dari Jombang.

“Usianya 14 sampai dengan 16 tahun, dan juga sebagian merupakan warga luar daerah yang sengaja datang atau melintas di Kabupaten Jombang ini,” terang Tanoyo.

Usai melakukan pendataan dan pembinaan, 15 anjal tersebut, diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dibina lebih lanut. “Harapan kami anak-anak jalanan yang terjaring hari ini tidak kembali ke jalanan namun ada beberapa dari mereka tetap saja membandel kembali ke jalanan, ” tegasnya.

Sesuai dengan aturan yang mengatur kewenangan Satpol PP, aparat dari Satpol PP hanya bertugas untuk membantu pihak dinas sosial dalam upaya pengamanan anak-anak jalanan tersebut. Dan kewenangan pembinaan ada pada Dinsos Kabupaten Jombang.

“Upaya ini hanya untuk membantu dinas sosial menertibkan mereka (red : anjal), setelah  kami lakukan pengamanan, kemudian kami serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Jombang untuk pembinaanya, operasi terhadap anak-anak jalanan ini kami laksanakan secara rutin, ” tukas Tanoyo.(BEN)