Joko Ir Didapuk Sekda Trenggalek , Joko Was Nakhodai Dukcapil

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Emil Elestianto Dardak, Bupati Trenggalek, Jawa Timur, akhirnya melakukan pengambilan sumpah janji dan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) serta pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrasi, bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Sabtu (9/2) malam.

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, resmi dijabat  Joko Irianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Trenggalek. Sedangkan Joko Wasono dilantik sebagai Kepala Dispendukcapil yang sebelumnya Kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan pejabat Administrasi di lingkup Pemkab Trenggalek.

Bupati Emil menjelaskan, pelaksanaan pelantikan Sekda ini berdasarkan sejak Sekda definitif sebelumnya Ali Mustofa purna tugas. Kekosongan tersebut kemudian dijabat Plt  Kusprigianto, karena Kusprigianto naik haji maka diangkatlah Pejabat (PJ).

Sesuai peraturan PJ itu ada batas usia dua tahun sebelum pensiun, maka Kusprigianto tidak bisa kembali. Selanjutnya diangkatlah Pariyo sebagai PJ nya. Karena hanya ada batas waktu menjabat PJ dua kali tiga bulan, maka dalam waktu tersebut proses seleksi Sekda harus dilakukan.

“Kekosongan Sekda sendiri kemarin telah dilakukan sekali dan diperpanjang lagi dengan masuknya lima pendaftar. Kemudian ada seleksi menjadi empat pendaftar dan mengerucut menjadi tiga,” ucapnya.

Emil menjelaskan, proses seleksi sendiri menggunakan Pansel dari Unair, Kepala BKD Provinsi, Kepala BKN Kanwil Provinsi, Kapeg dua, Mantan Sekda Trenggalek dan BKD Trenggalek. Dari proses seleksi, di tetapkan tiga nama dan diumumkan, selanjutnya diserahkan kepada Gubernur dan Kemendagri.

“Setalah SK turun maka kita lantik Sekda kali ini, karena kriteria yang bisa mengikuti pendaftaran kekosongan Sekda bahwa pejabat yang telah menjabat eselon II beberapa tahun dan batas usia 56 maka yang bisa mengikuti sangat terbatas,” jelasnya.

Dikatakannya, yang pasti dalam proses tersebut juga telah melakukan konsultasi bersama Wabup. Karena setelah Wabup menjadi Bupati maka, juga harus bisa konsultasi dengan baik. Selain itu pengisian ini merupakan prestasi hasil kerja keras yang selama ini mereka lakukan.

“Jadi banyak juga yang bekerja di ring satu saya, sehingga suatu keharusan dan etika ketika kinerja baik maka akan ditempatkan yang baik pula dan itu sudah pasti,” tuturnya.

Selain prestasi, tambah Emil, ada juga proses mutasinya dengan mempertimbangkan masukan masyarakat dan kolega. Karena pelantikan ini akan menjadi salah satu formasi yang sangat penting.

Sementara , Joko Wasono atau biasa disapa Joko Was menurut Emil telah berhasil dan sukses saat digelarnya Pilkades serentak di 132 desa dari 152 desa yang ada di wilayah Kabupaten Trenggalek pada 9 Pebruari kemarin yang berjalan kondusif dan lancar.

“Pertimbangan ini yang menjadikan pak Joko Wasono kita beri reward untuk memimpin dukcapil yang telah ditinggalkan pensiun oleh pak Ekanto,”pungkasnya. (dik/ham)

WELAS ARSO
WELAS ARSO