Tekan Penyebaran Nyamuk DBD Dinkes Kendal Gencarkan Fogging

PLT Kadinkes Kendal Ferinando Rad Bonay, tahun 2019 kabupaten Kendal mengalami kenaikan penderita DBD.

KENDAL – KANALINDONESIA.COM

Penderita Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kendal saat ini meningkat menjadi 18 penderita, yang sebelumnya di awal bulan Februari sebanyak 13 penderita.

Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal telah berupaya untuk menekan penyebaran penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk Aides Aigepty tersebut dengan langsung melakukan fogging di daerah yang telah positif terdapat korban DBD.

Sementara pada tahun 2019 penderita DBD terhitung mengalami peningkatan jika dibandingkan 2 tahun terakhir untuk periode Januari-Februari.

PLT Kadinkes Kendal Ferinando Rad Bonay menyebut tahun 2017 total penderita pada periode Januari-Februari 27 penderita dan menurun menjadi 8 penderita pada tahun 2018.

Adapun untuk penyebaran penyakit DBD pada tahun ini, Ferinando mengatakan jika kecamatan Brangsong merupakan daerah yang paling positif terkena DBD.

“Penyebarannya ada dibeberapa daerah seperti Patean, Pageruyung, Sukorjo, Kaliwungu Selatan, Brangsong, Ngampel, Weleri, Gemuh, Cepiring, Kota Kendal. Namun untuk paling banyak adalah Brangsong dengan jumlah penderita 4 orang,” Jelas Ferinando Rad Bonay, Senin (11/2).

Selain melakukan fogging pada daerah yang positif, Dinas Kesehatan juga memberikan Abate di setiap puskesmas dan semua disediakan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kasus DBD masih terus mengalami peningkatan Dinkes Kendal menghimbau kepada masyarakat untuk aktif melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), karena sifat fogging tidak dapat membunuh calon nyamuk ( telur nyamuk ).

“Saya menghimbau agar masyarakat dapat melakukan pembrantasan nyamuk secara mandiri seperti, mengubur sampah,”katanya.(eko)