Over Dosis Miras, Dua Warga Trenggalek Dirawat di RSUD dr Soedomo

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Kini pihak  RSUD dr Soedomo Trenggalek, Jawa Timur,  merawat dua pasien yang duduga mengalami over dosis minuman keras (Miras). Satu diantaranya dalam kondisi kritis.

Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono mengatakan dua pasien tersebut adalah HR (45) warga Kecamatan Watulimo serta ES (35) warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek. Para pasien masih dalam perawatan intensif oleh tim medis.

“Untuk ES datang ke rumah sakit langsung, saat datang kondisinya masih sadar, namun berselang beberapa jam kondisinya terus menurun dan saat ini kritis dirawat di ruang ICU (Intensive Care Unit),” kata Sujiono, Minggu (10/2).

Sedangkan HR menjalani perawatan di yellow zone IGD RSUD dr Soedomo Trenggalek. Kondisinya sadar, namun pasien tersebut mengalami gangguan penglihatan dengan jarak pandang hanya dua meter.

“Masih terus kami lakukan observasi, semoga bisa segera membaik. Yang dari Watulimo itu rujukan dari Puskesmas,” ujarnya.

Sujiono mengaku belum mengetahui secara pasti apakah kedua pasien merupakan satu kelompok. Namun keduanya datang ke rumah sakit pada hari yang sama.

“Saya belum tahu, dua orang ini saling berteman atau tidak. Tadi saya juga dapat informasi ada salah satu temannya yang meninggal dunia,” jelas Sujiono.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Watulimo, Aipda Sugik Widianto, mengaku belum menerima laporan dugaan over dosis miras tersebut. Namun pihaknya akan melakukan proses pengecekan.

“Sampai saat ini belum ada laporan, ini saya coba kroscek dulu informasi tersebut,” katanya.

Simpang siurnya pemberitaan korban miras oplosan ini sedikit kabur karena kejadiannya berbarengan dengan malam coblosan Pilkades serentak yang membikin konsentrasi warga di pesta demokrasi tersebut.

“Tidak termonitor karena semua fokus ke pilkades,”pungkasnya. (dik/ham)

WELAS ARSO
WELAS ARSO