Diduga Mengantuk Dan Lakukan Pengereman Mendadak, Kijang Innova Ringsek Diseruduk Truk Tronton

Kondisi kendaran yang terlibat lakalantas saat hendak dievakuasi oleh petugas dari Satlantas Polres Jombang

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM :Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jombang, Jawa Timur. Dalam insiden lakalantas yang terjadi di Jalan Basuki Rahmat , tepatnya di depan Stasiun Kereta Api itu, sedikitnya ada 3 kendaraan yang terlibat. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan beruntun kali ini.

Awal terjadinya lakalantas ini bermula saat truk jenis tronton dengan nomor polisi (nopol) L 9001 UJ, melaju dari Sidoarjo ke Wonogiri, namun saat melewati depan stasiun Jombang, Suudi (38) pengemudi truk Tronton bermuatan jagung, asal Banjararum Singosari Malang itu, secara tiba-tiba mengerem, sehingga membuat kendaraan Toyota Kijang Innova dengan nopol L 1329 BA di belakangnya melakukan hal yang sama, untuk menghindari kecelakaan, namun na’as, kecelakaan pun tak bisa dihindarkan.

Hal ini dikarenakan, tepat dibelakang mobil Kijang Inova tersebut, terdapat truk dengan nopol L 9717 UG yang dikendarai oleh Budiono (34) warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, tidak sempat melakukan pengeraman, shingga truk menabrak bagian belakang mobil Kijang Innova yang berada di depannya.

Akibatnya, kendaraan Toyota Kijang Innova yang berada diantara dua truk tronton ini terdorong kedepan menabrak bagian belakang  truk yang dikemudikan Suudi, sehingga moncong kendaraan Toyota Kijang innova yang dikendarai Imam Bukhori (37) warga Sooko Mojokerto ini ringsek.

“Tadi truk tronton di depan saya ngerem mendadak, lalu saya juga ngerem, tiba-tiba saja truk tronton yang dibelakang kendaraan saya menabrak bagian belakang kendaraan saya, sehingga kendaraan saya terdorong hingga menabrak truk yang berada didepan saya,” kata Imam Bukhori pada sejumlah jurnalis, Rabu (13/2/2019).

Sementara itu, pengemudi truk tronton, yang menabrak kendaraan Toyota Kijang Innova milik Imam Bukhori mengaku ngantuk saat mengemudi sehingga tidak bisa melakukan pengereman mendadak.

“Yang di depan ngerem mendadak, karena ada bis kota yang ngerem mendadak juga, akhirnya saya menabrak kendaraan di depan, tadi saya melaju dengan kecepatan kira-kira 30 km, memang saya agak ngantuk saat mengemudi,” jelas Budiono.

Akibat kecelakaan ini, tidak ada korban luka maupun korban jiwa namun kecelakaan ini  mengakibatkan kerugian material puluhan juta rupiah. (BEN)