Sempat Tidak direspon Kepala Desa, Fogging di Sumberwudi Akhirnya Bisa dilaksanakan

LAMONGAN, KANALINDONESIA. COM; Curah hujan tinggi yang belakangan terjadi di Lamongan Jawa Timur, membuat sebagian masyarakat Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, khawatir dengan kondisi lingkungannya yang banyak nyamuk dan ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Antisipasi pencegahan pun dilakukan oleh berbagai pihak. Seperti yang dilakukan oleh Pihak Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng, Rabu (13/2/2019).

Tampak seorang operator menenteng sebuah mesin penyemprot atau mesin fogging memasuki beberapa rumah, gang dan jalan desa setempat. Petugas penyemprot didampingi beberapa perangkat desa.

Fogging berjalan lancar dan sekitar 1.000 rumah dan tanah kosong selesai dalam waktu sehari. Termasuk satu pondok pesantren dan 7 lembaga pendidikan juga tak luput dari pengasapan agar mengamankan anak-anak didik dari serangan demam berdarah.

Budi Irawan, salah satu perangkat desa menyebutkan bahwa fogging ini merupakan permintaan warga yang khawatir akan serangan DBD karena kondisi curah hujan yang tinggi.

Dirinya juga menambahkan, permintaan warga terhadap fogging ini sudah lama namun oleh Kepala Desa Sumberwudi tidak direspon. Sehingga dia bersama perangkat desa yang lain memberanikan diri membuat permintaan kepada puskesmas setempat untuk segera diadakan fogging.

“Tidak perlu jatuh korban dulu lalu dilaporkan baru adanya permintaan fogging. Saya bersama Kasipem membuat surat permintaan fogging ini,” kata Budi yang juga menjabat Kaur Keuangan Desa Sumberwudi.

Budi juga menjelaskan fogging di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng ini dilaksanakan di seluruh dusun yang masuk wilayah Desa Sumberwudi. Menuru dia, warga sangat antusias menerima petugas untuk melakukan fogging.

Budi menilai langkah awal tersebut untuk menekan perkembang biakan jentik nyamuk di setiap sudut Desa Sumberwudi. Sejauh ini Desa Sumberwudi belum memasuki zona kejadian luar biasa pada korban DBD.

Sementara itu Kepala Dusun Glogok, Sukandar disela-sela kegiatan tersebut mengatakan akan tujuan fogging. Ia memastikan penyemprotan dilakukan secara resmi melibatkan berbagai pihak.

“Ini merupakan kerjasama antara Puskesmas Karanggeneng dengan Pemerintahan Desa Sumberwudi. Fogging dilakukan dalam rangka pencegahan Penyakit DBD. Apalagi disinyalir penyakit demam berdarah semakin bertambah. Makanya untuk mengantisipasi hal itu, kita lakukan penyemprotan fogging,” kata Sukandar.

Jurnalis : omdik/ferry
Editor : Arso