Santri Harus Memegang Teguh Ahlussunnah Wal Jamaah

Pondok Alfadlu 2: KH. Anwar Zahid, Kiainya tausiah, jamaahnya justru foto selfie. Kalau tidak update status, video call dan lain sebagainya. Bisa saya katakan manusia sekarang lebih banyak hidup di dunia maya karena kecanggihan teknologi. (Foto Eko Purwanto_kanalindonesia.com)

KENDAL – KANALINDONESIA.COM: Pondok pesantren banyak melahirkan santri. Ponpes juga sebagai benteng utama dari Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) dan santri juga salah satu penerus bangsa.

KH Anwar Zahid dari Bojonegoro, hal itu disampaikannya dalam tausiahnya pada Pengajian Umum dalam rangka Haflah Akhirossanah Ponpes Al Fadllu 2 yang digelar di lokasi pondok di Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kendal, Selasa (12/3) malam.
Dalam pengajian juga dihadiri Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dan ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal.
KH. Anwar Zahid mengatakan, ponpes adalah salah satu tempat mencetak generasi manusia sebagai makhluk yang tinggi derajatnya. Namun, ada pula manusia yang merendahkan derajatnya seperti binatang.
‘’Manusia sekarang lebih mengedepankan materi. Disinilah peran ponpes untuk menciptakan generasi muda yang Ahlussunnah Wal Jamaah,’’ ungkapnya.
Perbedaan kehidupan manusia zaman dahulu dengan sekarang, siapa yang tahu ?dijelaskannya, Manusia zaman dulu secara materi kurang, tetapi secara moral lebih baik. Hal itu berbanding terbalik dengan manusia zaman sekarang.
Orang zaman dahulu, bila mengaji kepada kiai menyimak dan membawa catatan dan menulisnya.
‘’Sekarang berbeda. Kiainya tausiah, jamaahnya justru foto selfie. Kalau tidak update status, video call dan lain sebagainya. Bisa saya katakan manusia sekarang lebih banyak hidup di dunia maya karena kecanggihan teknologi,’’katanya.
Sementara Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, menambahkan, santri maupun ulama merupakan elemen penting dalam mempertahankan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah dan mempertahankan keutuhan NKRI.
‘’Santri harus memegang teguh Ahlussunnah Wal Jamaah tersebut,’’ tegas Muhaimin yang juga panglima santri tersebut.
Pengasuh Ponpes Al Fadllu 2, Alamudin Dimyati Rois, mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran ribuan warga dalam pengajian umum tersebut. Dia mendoakan mereka yang hadir dalam pengajian dimudahkan rejekinya, diberi kesehatan, dan dipanjangkan umurnya.(eko)
WELAS ARSO