Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Transmigran Dipastikan Layak

Sukarodin, Ketua Komisi IV DPRD Kab. Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Diberangkatkannya transmigran oleh pihak, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur,  mendapatkan apresiasi dan dukungan dari kalangan DPRD Kabupaten Trenggalek.

Sebelumnya diinformasikan sebanyak  25  Kepala Keluarga (KK) kini telah disiapkan  sebagai calon transmigrasi ke daerah Kalimantan Utara dan Sulawesi Barat.

Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek menanggapi program transmigrasi yang dilaksanakan oleh Pemkab Trenggaleki. Pelepasan 25 keluarga transmigran asal Kabupaten Trenggalek itu nantinya dilaksanakan di Dinas Pernaker.

“Kita juga senang adanya program yang sebelumnya terhenti karena moratorium itu,”ungkap Sukarodin, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek, Rabu, (13/3) di Trenggalek.

Menurut Sukarodin, terkait pemberangkatan transmigran oleh Disnaker Kabupaten Trenggalek, pihaknya berharap agar transmigran lebih diperhatikan saat menjalani kehidupannya ditempat yang baru.

“Kami berharap para transmigran dibuat nyaman dan dilayani dengan sebaik-baiknya. Selain itu, pemerintah juga menyediakan segala fasilitas yang dibutuhkan untuk menunjang kehidupan transmigran di tempat yang baru,” terangnya .

Selain itu, pihaknya juga berpesan kepada Disnaker agar selalu memantau kondisi dan perkembangan transmigran di tempat trasmigrasi.

“Kami juga berharap Disnaker selalu memonitor kondisi transmigran dan selalu membuka komunikasi dengan para transmigran. Hal ini untuk memantau perkembangan dan kemajuan usaha para transmigran,” imbuhnya.

Sementara itu, Totok Hariadi, Kasi Transmigrasi di Diperinaker Kabupaten Trenggalek mengatakan, kuota tahun 2019 ini meningkat sejumlah 25 orang KK sebagai calon transmigrasi.

“Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun kemarin yang hanya mendapatkan kuota 8 KK. Sebab peningkatan kuota tersebut berdasarkan evaluasi keberhasilan para transmigrasi dari Trenggalek,”katanya.

Adapun lokasinya 20 KK di UPT Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, sedangkan 5 KK ke UPT Salum Daeng,  Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat.

“Pendaftaran telah dilaksanakan mulai dari awal tahun ini, dengan pendaftar sampai hari ini ada 86 KK dari berbagai keinginan tempat. Namun yang pasti kuota yang dibuka saat ini ada 25 itu,”tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun, jumlah pendaftar, yang banyak dari Kecamatan Pule yakni 19 KK, Dongko 21, Suruh 8 sisanya hampir merata dari Kecamatan lain rata-rata 1 KK. (dik/ham)

WELAS ARSO