Sambut Ramadhan 1440 H, Baznas Kembali Gagas Layanan Zakat di Istana Negara

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menggagas layanan zakat untuk Presiden, Wakil Presiden dan para menteri Kabinet Kerja di Istana Negara.

Gagasan ini disampaikan Ketua Baznas Bambang Sudibyo saat melakukan audiensi kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Sekretaris Presiden, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Menurut Bambang, sebagaimana pada bulan suci Ramadhan tahun lalu, para pimpinan lembaga negara, pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan pejabat eselon I Kementerian dan Lembaga (K/L) juga direncanakan turut serta menunaikan zakatnya bersama dengan Presiden dan Wakil Presiden.

“Kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk para muzaki di Istana Negara. Menjelang Ramadhan 1440 H ini, Baznas terus meningkatkan layanan pembayaran zakat sehingga muzaki merasa lebih mudah dan nyaman,” ujar Bambang.

Ketua Baznas Bambang Sudibyo saat melakukan audiensi kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Sekretaris Presiden, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Dalam audiensi tersebut, Bambang menyampaikan bahwa dalam melayani para pejabat negara menunaikan zakatnya, pihaknya menyiapkan lebih dari 10 tim gerai zakat dengan metode pembayaran cash dan transfer bank menggunakan alat Electronic Data Capture (EDC).

“Kami juga telah mengirimkan surat himbauan kepada seluruh Baznas Provinsi, Kabupaten dan Kotamadya  agar memberikan layanan pembayaran zakat untuk kepala daerah masing-masing pada Bulan Ramadhan tahun ini,” katanya.

Bambang bersyukur pembayaran zakat para pejabat negara ini sudah menjadi tradisi sejak tahun 2016, sehingga menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia.

“Presiden dan Wakil Presiden dan para pejabat di tingkat pusat menunaikan zakatnya melalui Baznas sebagai bentuk uswatun hasanah para pemimpin muslim menunaikan kewajiban,” ungkap Bambang yang pernah menjabat Menteri Keuangan di era Presiden Abdurahman Wahid.

Ia menjelaskan, pihaknya juga telah memiliki program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat untuk menyalurkan dana zakat yang dihimpun. Program ini meliputi berbagai bidang kebutuhan seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, kemanusiaan dan program sosial.

Selain itu, dalam acara pembayaran zakat di istana ini, Baznas juga akan melaporkan pengelolaan zakat nasional di bawah koordinasi Baznas kepada Presiden RI sesuai ketentuan Undang-undang no.23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

“Baznas menjaga transparansi kinerja dengan selalu mempublikasikan kegiatan kepada masyarakat melalui media massa serta kami laporkan kepada Presiden setiap tahun,” tutur Bambang mengakhiri. @Rudi